Ads yang Paling Efektif Untuk Website Anda

ads-yang-paling-efektif-untuk-website-anda

Saat ini digital advertising banyak digeluti, dan konsumen modern terus berubah, jadi tidak mengejutkan bahwa click-through rate industri tersebut secara keseluruhan tidak lebih dari .06 persen.

Dengan kata lain, angka tersebut mengartikan bahwa hanya satu dari 1.667 display ads yang diklik. Tapi, jangan putus asa! Menargetkan orang-orang yang pernah berinteraksi dengan bisnis Anda sebelumnya kemungkinan akan menghasilkan klik, dibandingkan dengan menargetkan mereka yang tidak familiar dengan brand Anda. Dan untuk melakukannya, Anda harus belajar mengenai retargeting. Sementara ada banyak strategi advance retargeting yang tersedia, ada empat media online yang tidak bisa dilewatkan enterpreneur: display, media sosial, email dan paid search. Mari kita lihat satu persatu, beserta dengan tahap dasar dalam membuat campaign.

1. Display retargeting

Ads dengan gambar atau teks banyak ditemukan dalam berbagai banner – ditempatkan di seluruh internet. Khususnya, ads dipicu ketika Anda mengunjungi webpage tertentu yang telah diberi kode dengan sebuah “pixel.” Jadi, ketika Anda mengunjungi ModCloth.com untuk mendapatkan sebuah gaun, kemungkinan Anda akan melihat banner untuk koleksi summer terbaru dalam beberapa minggu kedepan.

ModCloth tahu bahwa mayoritas orang yang sedang browsing kategori gaun memiliki tingkat purchase intention lebih tinggi dibandingkan dengan populasi umum atau bahkan populasi dress-shopping secara umum. Gabungkan dengan brand recognition dan timing yang tepat, Anda mendapatkan strategi yang tepat untuk menghasilkan conversion.

Retailer besar seperti Nordstrom dan Zappos memanfaatkan cara ini dengan menggunakan dynamic retargeting ads, yang menggunakan Flash atau HTML5 untuk menampilkan produk tertentu yang pernah dicari oleh user dalam situs mereka.

Jadi, bagaimana Anda menjalankan display ads? Sejauh ini Google Display Network (biasanya didapat melalui AdWords) merupakan platform yang paling umum, karena mudah digunakan dan terjangkau, dibandingkan dengan perusahaan yang lebih besar. Anda juga bisa mendapatkan platform real-time bidding seperti Simpli.fi.

2. Social retargeting

Social retargeting bisa menjadi cara mudah untuk mengjangkau pembeli Anda dimana mereka menghabiskan mayoritas kehidupan digitalnya, tapi jangan bingung dengan perubahan bahasa dari satu platform ke platform lainnya.

Contohnya, Facebook menawarkan fitur retargeting yang disebut “Custom Audiences.” Tinggal masukkan tracking code di situs Anda – atau lebih baik mengupload list email marketing Anda – dan Facebook akan menampilkan ads Anda ke user yang sudah familiar dengan brand Anda. semudah itu. Dengan sebuah email, Facebook ads bisa mengikuti visitor melalui berbagai device. Dengan pixel, Anda bisa menampilkan ads dihadapan seseorang yang sedang menggunakan computer yang sama tapi belum mengunjungi situs Anda.

Tidak cukup hanya dengan Facebook. Youtube, Twitter dan beberapa media sosial utama lainnya juga memiliki solusi retargeting bagi para pengiklan. Cari tahu media sosial mana yang dikonsumsi audience Anda dan fokus pada platform tersebut.

3. Email retargeting

Email retargeting, seperti semua email marketing, menjadi keputusan yang mudah diambil. Anda bisa mulai dengan mengirimkan pesan ke orang-orang yang belakangan ini sudah (atau belum) mengunjungi toko online Anda. Lanjutkan dengan menambahkan behaviour yang dapat meng-engage viewer yang berkaitan dengan checkout, seperti memasukkan cart dengan produk atau mengisi form pengiriman, lalu diabaikan.

Selama Anda memiliki email user – via login user, form situs atau host user tracking services – Anda bisa mengatur pesan otomatis beberapa hari setelahnya untuk mengingatkan orang-orang yang meninggalkan cart mereka.

Terkadang, kalimat sederhana seperti “Hei, apa Anda ingin melakukan ini?” cukup membuat user kembali ke situs Anda. Kalau tidak, penawaran seperti “gratis biaya pengiriman untuk waktu yang terbatas” bisa menjamin mereka akan menyelesaikan transaksi.

4. Paid search retargeting

Walaupun paid search secara teknis hanya form dari display advertising, tai aplikasinya sangat berbeda. Channel ini mungkin sedikit lebih rumit dari tiga channel sebelumnya, tapi jika Anda biasa menggunakan AdWords, ini cara yang luar biasa – dan sering kurang dimanfaatkan – untuk menjangkau potential customer.

Remarketing Lists In Search Ads (RLSA) di Google bisa menampilkan ads berbasis teks ke user Google yang pernah mengunjungi situs Anda. Mungkin terlihat tidak terlalu bermanfaat, tapi servisnya bisa membuat marketer menargetkan search terms yang menguntungkan dalam konteks tertentu.

Contohnya, bidding untuk semua pencarian “spring outfits” mungkin tidak berguna untuk toko pakaian Anda. Tapi menargetkan hanya segmentasi pembeli yang pernah mengunjungi website Anda (dan bisa dibilang mengenal brand Anda) lebih tinggi kemungkinannya dalam menghasilkan penjualan.

Next-level retargeting

Penjelasan di atas hanya ulasan singkat mengenai apa yang bisa dilakukan dengan retargeting. Platform yang beragam, teknologi dan tools bisa memberi beragam kemungkinan. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut, silahkan download panduan retargeting disini.

Tapi tidak penting seberapa dalam atau bagaimana cara Anda mengeksekusi, jangan lupakan kesempatan untuk memasang ads yang paling efektif di hadapan pembeli Anda.

Baca Juga

Perbandingan Facebook Ads Vs Google SEO

Cara Memanfaatkan Data Agar Facebook Ads Semakin Murah

Menggunakan Facebook Ads Targeting Cheatsheet untuk Melakukan Targeting yang Baik di Media Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *