Website Anda Belum HTTPS ? Hati-Hati Kejutan di Bulan Oktober 2017

Jika Anda pemilik website yang belum menggunakan HTTPS, Google memiliki kejutan untuk Anda di Bulan Oktober.

Baca Juga : Cara Setting HTTPS Untuk Website Anda

Mulai Oktober 2017, Chrome (version 62) akan menunjukkan warning “Not secure” ketika users memasukkan text di URL non HTTP dalam Incognito mode. Warning akan muncul di bagian kiri dari Chrome address bar seperti ini.

setting https

 

GlobalWebIndex memperkirakan 46% pengguna browser internasional menggunakan private (incognito) windows untuk browsing, jadi kira-kira separuh dari audience Anda melihat warning ini.

Sebelumnya, warning ini hanya muncul di halaman website yang mengambil data username dan password credit card. Sekarang setiap non HTTPS form dan semua pages non HTTPS yang dilihat di incognito mode akan memiliki warning ini.

Google terus mendorong internet yang lebih aman akhir-akhir ini dan warning ini semakin mendorong pemilik website untuk menggunakan HTTPS.

Apa Itu HTTPS ? 

HTTPS adalah HyperText Transfer Protocol Secure. Komunikasi antara dua device HTTPS yang saling terhubung akan dienkripsi sehingga sulit di baca, diubah atau di delete oleh pihak ketiga.

 

Bagaimana Anda Tahu Kalau Website Anda Sudah HTTPS ?

Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah website Anda sudah HTTPS.

Cara termudah adalah bertanya ke website developer apakah ia sudah menggunakan HTTPS.

Cara berikutnya, registrasikan Google Search Console (nama sebelumnya : Google Webmaster Tools). Tools Google yang memberikan beberapa keuntungan, termasuk menerima notifikasi dari Google.

Di bulan Agustus, Google mulai memberikan notifikasi untuk website non-HTTPS.

setting HTTPS

Cara berikutnya, buka browser dan lihat website Anda. Apakah Anda lihat gembok hijau dengan tulisan “secure” seperti di bawah ini ?

Jika ya, berarti Anda sudah HTTPS.

Jika Anda melihat seperti di bawah ini (tanpa gembok hijau dan ada kata “Not secure”), berarti konten Anda masih HTTP (atau sebagian HTTP). Ke depannya tulisan abu-abu “Not secure” akan menjadi merah.

 

Kekurangan cara ini adalah Anda harus melihat setiap halaman website Anda satu-satu untuk memastikan apakah Anda sudah merubah semua halaman ke HTTPS. Bukan hal yang langka ada beberapa website yang memiliki halaman belum semuanya HTTPS.

Ada beberapa tools seperti Jitbit dan Screaming Frog untuk men-scan website Anda apakah ada yang belum terconvert ke HTTPS.

 

Sumber : Socialmediatoday.com

 

Author: Rhein Mahatma

mimin

1 thought on “Website Anda Belum HTTPS ? Hati-Hati Kejutan di Bulan Oktober 2017”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *