Panduan Reseller dan Dropship : Tools Untuk Riset Pasar dan Menentukan Produk Model Bisnis Dropship

Panduan Dropship Menentukan Produk Untuk Model Bisnis Dropship

Tantangan terbesar yang dihadapi entrepreneur reseller dropship adalah memilih niche dan produk. Dan bisa dimengerti – hal ini menjadi keputusan terbesar yang akan dibuat dan memiliki konsekuensi jangka panjang dalam keberhasilan atau kegagalan bisnis.

Kesalahan paling umum dalam tahap ini adalah memilih produk berdasarkan interest secara personal. Strategi ini bisa diterima jika objektif utama Anda adalah produk, bukan keberhasilan bisnis. Karena melakukan riset produk dropship untuk market Indonesia juga tidak sulit. Tapi jika goal utama Anda untuk membangun bisnis dropship adalah menghasilkan profit, Anda perlu mengesampingkan referensi pribadi ketika melakukan riset pasar, atau setidaknya memastikan produk tersebut memenuhi kriteria berikut.

Mengukur Tingkat Permintaan

Mengukur tingkat permintaan

Tanpa permintaan (demand), tidak ada gunanya jika niche Anda memenuhi persyaratan produk yang tepat untuk dijual. Jika tidak ada orang yang menginginkan produk Anda, Anda akan kesulitan menghasilkan uang! Seperti pepatah lama, lebih mudah memenuhi permintaan yang ada daripada membuatnya.

Untungnya, sejumlah online tools saat ini bisa mengukur permintaan untuk sebuah produk atau pasar. Yang paling terkenal adalah Google Keyword Tool.

Google Keyword Tool / Google Keyword Planner

Cara terbaik untuk mengukur permintaan untuk produk online adalah dengan melihat berapa banyak orang yang mencari produk tersebut menggunakan search engine seperti Google. Untungnya, Google membuah jumlah search ini tersedia melalui keyword planner. Tinggal ketik sebuah kata atau frasa, dan tools-nya akan memberitahu berapa banyak orang yang mencari keyword tersebut dalam setiap bulannya.

Ada modul pelatihan yang lengkap untuk menggunakan keyword tool ini, tapi tidak bisa dibahas semua dalam artikel ini. Tapi selalu ingat tiga tips ini, dan Anda bisa memanfaatkan tool dengan maksimal:

Match Type – tool ini memberikan laporan hasil pencarian yang luas, entah sebuah frasa atau jenis exact match. Kecuali Anda punya alasan bagus untuk melakukan yang sebalinya, Anda harus menggunakan pilihan exact match. Pilihan ini memberi gambaran yang lebih akurat untuk search volume untuk keyword yang berlaku.

Search Location – pastikan Anda bisa membedakan antara local search volume (di negara Anda atau wilayah user) dan global search volumes. Jika Anda fokus berjualan di Indonesia., Anda harus menggunakan local search volumes dan abaikan hasil secara global, karena disanalah mayoritas customer Anda berada.

Long-Tail Variations – sangat mudah untuk terpaku pada keyword yang luas, satu- atau dua-kata yang banyak muncul dalam search volume. Nyatanya, query yang semakin panjang, lebih spesifik dan memiliki volume search yang rendah yang akan menghasilkan untuk traffic dari search engines. Keyword yang lebih panjang, istilah pencarian yang lebih detail dikenal dengan pencarian “long-tail”.

Baca : http://buattokoonline.id/lazada-saja-sudah-gunakan-strategi-ukm-untuk-meningkatkan-omzet-masa-anda-yang-ukm-tidak/

Selalu ingat ini ketika Anda sedang mencari pasar dan niche yang berpotensi untuk digeluti. Jika sebuah istilah memiliki banyak variasi yang aktif dicari, artinya pertanda bagus bahwa pasar tersebut memiliki banyak variasi dan ketertarikan. Tapi jika keyword pencarian dan volume terkait turun drastic setelah beberapa kata high-level, mungkin traffic dari long-tail akan kurang.

Google Trends (Google.co.id/trends)

Google Keyword Planner bagus untuk mencari keyword, tapi untuk insight yang lebih detail Anda memerlukan Google Trends. Toll ini menawarkan informasi yang tidak disediakan oleh Keyword Planner, termasuk:

Search Volume Over Time: Idealnya, Anda ingin niche Anda bertumbuh dan Trends bisa memberikan informasi yang Anda butuhkan. Untuk setiap keyword yang diberikan, Anda bisa melihat pertumbuhan atau penurunan dalam search volume over time. Dibawah ini adalah grafik search volume untuk istilah “smartphone”. Seperti yang diharapkan, search volume meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir:

Search volume berdasarkan jangka waktu

Top and Rising Terms: Anda juga bisa mendapat cuplikan dari related search yang paling popler, dan query mana yang tumbuh dalam popularitas paling cepat. Fokus pada istilah yang populer dan bertumbuh dengan cepat dapat sangat membantu dalam merencanakan strategi marketing dan SEO.

cara menjadi reseller dropship

Geographical Concentration: Fitur berguna lainnya adalah kemampuan untuk melihat lokasi orang yang melakukan pencarian untuk istilah tertentu. Fitur ini bisa membantu Anda mengidentifikasi asal customer Anda untuk niche yang paling terpusat. Contohnya, jika Anda menjual batik maka grafik dibawah bisa membantu Anda menentukan bahwa mayoritas pelangan Anda datang dari Kediri dan Yogyakarta. Jika Anda harus memilih beberapa supplier, pengetahuan ini bisa membantu Anda bekerjasama dengan supplier yang terdekat dengan mayoritas pelanggan Anda berada.

cara memilih produk untuk dijual

Seasonality: memahami musiman dalam sebuah pasar – jika permintaan sebuah produk berubah secara drastis dalam waktu yang berbeda selama satu tahun – sangat teramat penting. Karena Keyword Tool menyediakan data setiap satu bulan, Anda bisa salah menarik kesimpulan jika Anda mengukur search volume selama waktu yang salah pada tahun tersebut.

Kita bisa lihat dibawah bahwa keyword yang terkait “ujian nasional” merupakan istilah pencarian yang sangat musiman dengan permintaan tryout UN yang meningkat selama menjelang tengah tahun. Jika Anda mengharapkan bahwa permintaan ini akan stabil selama setahun, Anda melebih-lebihkan jumlah permintaan:

mencari produk untuk dijual online

Untuk produk apapun yang sedang Anda pertimbangkan, Anda perlu menghabiskan waktu memahami liku-liku search volume untuk niche Anda. menggunakan tool Google Trend untuk memahami search volumes, geographic concentration, high-level search trends dan seasonality akan memberikan insight yang bsia membantu Anda menghindari kesalahan biaya dan mengoptimasi upaya marketing Anda.

Mengukur Tingkat Kompetisi

Mengukur tingkat kompetisi

cara terbaik untuk mengukur keseluruhan kompetisi dalam sebuah market adalah untuk memeriksa berbagai situs organik (tidak diiklankan) pada halaman pertama Google untuk keyword tertentu

Melakukan analisis kompetitif untuk pasar potensial bisa menjadi rumit. Terlalu banyak kompetisi dan Anda kesulitan membangun traffic dan bersaing dengan pemain yang sudah mapan. Terlalu sedikit kompetisi bisa menunjukkan sebuah pasar kecil yang terbatas terlepas seberapa besar Anda bisa terus bertumbuh.

Beberapa toko dropship menggunakan iklan berbayar, tapi kebanyakan akan bersandar pada traffic gratis dari search engines untuk membangun model bisnis yang menguntungkan. Dengan pemikiran ini, cara terbaik untuk mengukur keseluruhan kompetisi dalam sebuah market adalah untuk memeriksa berbagai situs organik (tidak diiklankan) pada halaman pertama Google untuk keyword tertentu. Untuk menghasilkan tingkat traffic yang layak, Anda perlu sukses berkompetisi dengan (posisi lebih tinggi) situs pada halaman pertama Google.

Dunia search engine optimization (SEO) merupakan salah satu topik yang tidak bisa dibahas dalam artikel panduan dropship ini. Untuk diskusi lebih lengkap, shopify merekomendasikan komprehensif SEOmoz “Beginner’s Guide to SEO” atau panduan 15 menit SEO yang lebih fokus. Tapi demi kepentingan evaluasi kompetisi ini, empat metric berikut akan membantu Anda mengukur kekuatan kompetisi – dan seberapa sulit untuk unggul dari kompetitor dan menghasilkan traffic.

Jumlah Link ke Domain

Algoritma peringkat Google sangat bersandar pada link. Yang lainnya sama rata, semakin banyak link yang diterima oleh sebuah situs maka semakin tinggi peringkatnya di hasil pencarian. Mengetahui berapa banyak link yang mengarah ke sebuah situs akan memberi ide untuk seberapa banyak pekerjaan yang Anda perlu lakukan (dalam hal mendapatkan dan membangun link ke situs Anda sendiri) untuk unggul dari kompetitor.

Ada lusinan metric SEO yang berbeda yang umum digunakan, tapi ada satu yang terutama sangat berguna ketika mengevaluasi kekuatan peringkat dari sebuah situs: jumlah domain unik yang link ke situs tersebut. Sering disebut “linking root domains” atau “unique linking domains”, metric ini menunjukkan jumlah domain unik (yaitu sumber independen) yang link ke sebuah situs dan mengabaikan duplicate link dari domain yang sama.

Untuk memahami konsep ini, anggap link sebagai rekomendasi secara pribadi. Jika teman baik Anda datang dan merekomendasikan sebuah restaurant, Anda mungkin ingat. Dan jika  dia mengatakannya setiap hari selama seminggu (total 7 rekomendasi) kemungkinan Anda akan terdorong untuk makan di sana. Tetapi bahkan fanatismenya tidak akan sama kuat dengan tujuh yang unik, teman yang tidak terkait pun akan sangat merekomendasikan restaurant tersebut. Karena mereka sumber independen, rekomendasi mereka menghasilkan lebih banyak authority.

Hal yang sama juga terjadi ketika menganalisa link dalam sebuah situs. Sebuah domain bisa link ke sebuah situs berkali-kali, tapi hanya terhitung sebagai satu rekomendasi “unik”, dan inilah metric SEO umum seperti “jumlah link” bisa memberi hasil yang tidak akurat ketika mengukur kekuatan sebuah situs. Malahan, melihat jumlah link domain unik akan memberi gambaran seberapa sulit untuk berkompetisi dengan situs yang muncul di hasil pencarian. Google sangat memerhatikan link domain unik, begitu juga Anda.

Cara terbaik untuk mendapatkan hasi ltersebut adalah dengan menggunakan tool Open Site Explorer. Dikembangkan oleh sebuah perusahaan bernama SEOMoz. Open Site Explorer menyediakan angka metric dan data SEO yang berguna. Untuk mendapatkan akses sepenuhnya, Anda harus membayar membership tapi kita bisa mendapatkan metric yang diinginkan – “Linking Root Domains” seperti yang tertulis – secara gratis.

Ketika mengecek hasil pencarian Google, Anda perlu memerhatikan metric link untuk situs teratas (#1 dan #2 di Google) begitu juga untuk metric link situs terakhir pada halaman pertama (#10 di Google). Tujuannya untuk memberi bayangan tentang seberapa banyak usaha yang dibutuhkan untuk tidak hanya menjadi #1, tapi juga bagaimana dengan mudah berada di halaman pertama hasil pencarian. Mayoritas orang yang melakukan pencarian berakhir meng-klik satu dari 10 besar hasil pencarian di Google, jadi Anda perlu memahami seberapa sulit agar situs Anda muncul di halaman pertama.

Inilah cheat sheet singkat untuk menjelaskan angka dari link domain unik. (Ini hanya panduan secara kasar tapi bisa membantu Anda mengartikan angka-angka link)

0 – 50 Link ke Root Domains: kemungkinan berada di posisi rendah . kebanyakan situs dengan konten berkualitas dan fokus pada aktivitas marketing serta SEO harus setidaknya mendapat 50 linking domain dalam setahun.

50 – 250 Link ke Root Domains: ini angka yang lebih realistis untuk situs top-ranked dalam market niche yang cukup luas. Mungkin perlu pendekatan bertahun-tahun untuk membangun profil backlink dalam tingkat ini, tapi mungkin untuk dilakukan. Landscape kompetitif dengan profil ini seringkali menawarkan ratio work-to-reward yang palin gbaik, terutama untuk entrepreneur dropship atau tim kecil.

250+ Link ke Root Domains: kecuali Anda seorang marketer expert atau ninja SEO, membangun lebih dari 250 link unik memerlukan waktu dan komitmen yang banyak. Tidak sesulit itu – hanya saja Anda harus siap menghadapi persaingan yang luar biasa.

Authority of Competing Sites

Ketika menentukan peringkat sebuah situs, Google tidak hanya melihat jumlah link yang dimiliki sebuah situs. Google juga mempertimbangkan kualitas dari link tersebut. Jadi sebuah link dari Marshmallow Blog milik Mike dengan lima pembaca tidak akan bernilai apapun dibandingkan sebuah link dari The New York Times.

Metric yang digunakan Google untuk mengukur page authority disebut PageRank. PagRank bisa menjadi cara yang cepat untuk mendapatkan ide tentang seberapa penting sebuah halaman bagi Google. Dengan adanya link unik, Anda bisa meraba tingkat persaingan sebuah pasar dengan melihat PageRank untuk bagian homepages dari situs top-ranked.

Cara termudah untuk mengecek PageRank adalah dengan browser extension seperti SearchStatus for Firefox. Anda juga bisa mengecek secara manual melalui situs bernama Check Page Rank.

Inilah cara mudah mengartikan PageRank untuk homepage sebuah situs:

PageRank 1 – 2: angka yang relatif kecil untuk authority. PageRank di level ini untuk homepages kemungkinan menunjukkan pasar yang relatif kecil.

PageRank 3 – 4: level yang jauh lebih umum untuk situs dengan peringkat tinggi dalam niche market yang bersaing. Tidak mudah untuk mencapai level authority ini – tapi bukannya tidak mungkin juga. Pasar di level ini biasanya menawarkan tingkat work-to-reward terbaik untuk individual dropshipper.

PageRank 4 – 5: tingkat authority yang lumayan baik. Untuk mencapai level ini, Anda perlu mendapakan ink sangat banyak dari situs yang terpercaya dan berotoritas, dengan tambahan link lain secukupnya.

PageRank 6+: Anda punya full-time marketing dan departemen SEO kan? Karena Anda perlu mereka untuk berkompetisi dalam pasar dengan situs seperti ini.

Cara lain untuk mempermudah mendapatkan data diatas adalah dengan menginstall SEOquake plugin di browser Anda.

reseller cara memilih produk untuk dijual dropship

Pertimbangkan Metric Kualitatif

Statistik rumit seperti link domain unik dan PageRank bisa sangat berguna untuk menentukan seberapa sulit untuk unggul dari kompetitor, tapi juga sangat penting untuk melihat beberapa faktor kualitatif berikut:

Kualitas dan Kegunaan Situs – kunjungi situs top-ranked sebuah pasar dan bayangkan Anda sebagai pelanggan mereka. Apa situsnya terlihat menarik dan menyambut Anda sebagai pelanggan atau jadul dan membosankan? Apa situsnya tertata rapih dan mudah dinavigasikan atau bahkan Anda kesulitan menemukan search box? Apakah situsnya menyediakan informasi high-quality dan daftar detail produk atau Anda harus mencari-cari foto produk?

Singkatnya, seberapa mungkin Anda akan berbelanja di situs tersebut? Jika Anda terkagum-kagum dengan situs terbaik dalam sebuah pasar, nantinya akan sulit membedakan Anda dengan perusahaan lain dan Anda perlu mempertimbangkan untuk terjun ke pasar yang berbeda. Tapi jika ada banyak celah untuk memperbaiki – atau kesempatan untuk menambah value – maka ini pertanda yang baik.

Reputasi Situs dan Loyalitas Pelanggan – Sebuah bisnis online mungkin punya reputasi yang kuat berdasarkan perlakuan yang baik terhadap pelanggan, meskipun desainnya membosankan dan situsnya kadaluarsa. Kalau tidak, situs dengan desain terbaik mungkin terkenal dengan reputasinya yang baik untuk customer service yang jelek. Anda tidak bisa menilai buku dari sampulnya.

Dengan Better Business Bureau Anda bisa melihat apakah perusahaan punya masalah dengan complain pelanggan. Anda juga perlu mengecek berita apa yang beredar di media sosial, forum online, dan komunitas mengenai situs Anda. Jika kompetitor utama punya kekurangan dalam departemen servis dan kepuasan pelanggan, maka ada celah untuk toko yang mengutamakan servis.

Catatan Penting untuk Hasil Pencarian

Ketika Anda melakukan pencarian, penting untuk mengetahui bahwa Google memodifikasi pencarian yang Anda dapat berdasarkan lokasi geografis, riwayat browsing dan faktor lainnya. Ketika kita menganalisa sebuah pasar, kita harus melihat hasil yang netral sehingga bisa memahami landscape kompetisi sebenarnya. Selain itu, jika Anda tinggal diluar US tapi berencana menjual ke pelanggan US Anda perlu akses menuju hasil pencarian yang dilihat oleh pelanggan US Anda, karena Anda akan bersaing dengan situs tersebut.

Ada dua cara yang bisa dilakukan:

Incognito Search: Jika Anda menggunakan browser Chrome, Anda bisa menggunakan web ‘Incognito’. Dalam mode ini, setting dan riwayat browsing apapun akan dibuang sehingga Anda bisa mendapat hasil yang tidak bias untuk mengetahui peringkat situs yang sebenarnya. Anda bisa mulai browsing menggunakan Incognito dengan masuk ke “File à New Incognito Window” atau dengan klik ikon pada pojok kanan atas browser Anda dan pilih “New Incognito Window”. Browser web lainnya juga memiliki mode ‘hidden search’ serupa yang akan menghapus riwayat browsing Anda.

Forcing Nation-Specific Results:  Jika Anda ingin melihat hasil yang muncul pada negara selain tempat Anda tinggal, Anda bisa menambahkan sejumlah teks pada akhir URL dalam halaman Google results untuk mendapat hasil yang spesifik berdasarkan tiap negara.

Misalnya, jika Anda berada di UK tapi ingin melihat hasil pencarian di US, Anda harus menambakan parameter “&gl=us” di akhir URL pada halaman hasil pencarian dan tekan ‘enter’. Begitu juga jika Anda berada di US dan ingin mendapatkan hasil UK maka tambahkan “&gl=uk” di akhir URL.

Untuk memahami penerapan cara ini secara lebih detail, Anda bisa lihat panduan tweaking geo-targeting dengan Google dan daftar kode negara yang digunakan oleh Google.

Satu Hal Terakhir

Para enterpreneur dropshipper biasanya ingin tahu, Bagaimana saya bisa yakin bahwa niche saya akan berhasil? Jawabannya adalah, Anda tidak bisa! Tips dan panduan ini akan meningkatkan kesempatan Anda dan membantu Anda membuat keputusan, tidak ada cara untuk memastikan jika Anda akan berhasil tanpa mencobanya sendiri. Shopify telah coba membangun berbagai bisnis – beberapa sukses dan beberapa jatuh – dan mereka selalu ragu pada awalnya. Itulah bagian dari unsur ketidakpastian yang ada ketika memulai sebuah bisnis dan mengadu nasib. Yang membedakan enterpreneur dari pemimpi belaka adalah keinginan untuk maju kedepan terlepas dari ketidakpastian dan memberi usaha yang terbaik.

Jadi lakukan tugas Anda, riset dan kumpulkan informasi sebanyak mungkin. Tapi kemudian Anda harus membuat keputusan yang tepat dan terus maju terlepas dari keraguan dan ketakutan yang Anda hadapi. Jika Anda menunggu ketidakpastian diselesaikan dengan “pasar yang sempurna,” Anda tidak akan bisa mulai.

Sumber : dimodifikasi dari Shopify

2 thoughts on “Panduan Reseller dan Dropship : Tools Untuk Riset Pasar dan Menentukan Produk Model Bisnis Dropship”

  1. Pingback: Daftar Toko Online Yang Menerima Reseller dan Dropship untuk Market Indonesi | Startupbisnis.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *