Memahami Prioritas Channel Digital Marketing Untuk Bisnis Anda

 

Tulisan saya ini khusus untuk Anda yang sudah berpikir untuk berjualan di luar marketplace 🙂 kalau Anda masih ingin bisnis online tanpa budget dan tanpa belajar, tulisan ini bukan untuk Anda…

Jadi ceritanya Anda sebagai pemilik bisnis ingin mengkaji, mau fokus di mana duluan ?

Ada workshop FB ads nih, kayaknya seru ! yang ngajar sering kumpul dengan sesama penjual workshop dan saling endorse ! lol

Benarkah promosi di Line merupakan langkah yang terbaik untuk Anda ?

Tergantung pada banyak hal.

Baca juga : Cara menjadi pengusaha, mulai dari mana ?

Setidaknya ada 2 pendapat yang menurut saya cocok sebagai pengetahuan awal Anda tentang prioritas channel digital marketing.

 

Tom Tunguz, startup effectiveness framework

Tom Tunguz, lewat blog postnya A Framework For Maximizing Startup Marketing Effectiveness, mengatakan bahwa sebuah startup (termasuk juga toko online) harusnya fokus pada customer dan channel yang bisa terconvert dalam maksimal 30 hari (“direct response”), fokus pada channel ini dan dikuasai benar-benar. Ketika sebuah playbook sudah bisa dibangun, maka Anda harus mulai menjangkau audience yang lebih besar dan lebih berisiko (dan makin sulit diukur), pertama di middle of the funnel, lalu top of the funnel.

 

prioritas digital marketing untuk bisnis

 

Seperti apa sih yang dimaksud dengan direct response ?

Dalam kebanyakan kasus ini adalah channel search engine. Karena sifat search engine yang “demand fulfilment” (beda dengan social media yang demand generation). Di search engine (baik adwords atau SEO) brand Anda muncul jika target market Anda sudah mencari (intention jelas). Sehingga memiliki kemungkinan besar untuk terconvert ke sales lebih cepat.

Lebih direct response lagi jika Anda mentarget keyword yang intentionnya jelas seperti jual, beli, murah, Jakarta, spesifikasi produk (jual iphone s5 Jakarta).

Tetapi tidak selamanya channel direct response adalah search engine. Tentu semua tergantung niche Anda, bisnis/produk Anda dan window of opportunity yang ada.

Salah satu contohnya, Dekoruma.com yang adalah marketplace furniture, di mana furniture adalah barang “need” (orang beli hanya jika butuh saja), berhasil membangun momentum sales dan traction dari dibukanya Ikea di alam sutera.

Ternyata jumlah search volume dari produk ikea naik tajam dan Dekoruma tidak langsung menjual furniture seharga di atas 1 juta, tetapi membuat produk peralatan rumah yang lebih murah sebagai “entry level produk” (mis. bantal duduk, gelas lucu dll) sehingga membuatnya menjadi produk impulsive dan menjualnya lewat Facebook ads, termasuk juga Google tentu saja.

Database dari orang yang sudah membeli entry level produk digunakan untuk menawari barang dengan nilai lebih mahal. Upsell.

 

Rand Fishkin – General Tiers of ROI, Effort & Cost by Channel

Rand Fishkin founder Moz.com yang adalah salah satu portal SEO dan digital marketing terbaik dunia menyebut bahwa prioritas digital marketing Anda jika goal Anda adalah sales, seharusnya Conversion Rate Optimization, Search Engine Optimization, Email Marketing seperti terlihat dalam tabel berikut ini.

prioritas pemasaran online - digital marketing

Prioritas Anda sebenarnya juga tergantung dari company goals Anda.

cara digital marketing

Kira-kira kenapa ya CRO, SEO dan email ada di tier 1 ?

Tebakan saya kira-kira begini ..

  1. Conversion Rate Optimization  – Anda spend budget miliaran tetapi loading website lambat – tidak ada gunanya
    ….  Anda lupa mencantumkan nomor telpon di home, padahal dalam bisnis Anda, phone call sangat penting untuk konversi – Traffic yang datang sia-sia ..
    …. Value proposition terkuat Anda tidak dimention di home website bagian above the fold tidak jelas – traffi yang menjadi leads akan berkurang
    Foto produk buruk – jumlah customer berkurang …
  2. Search Engine Optimization – Anda spend budget miliaran tetapi
    ….. URL website Anda untuk kategori produk yang penting – misal : sepatu olahraga adalah tokoAnda.com/category/1627384 – traffic yang masuk tidak akan membantu ranking kategori produk Anda di SEO
  3. Email Marketing – Anda spend budget miliaran tetapi ….
    Tidak memasang email opt in / email pop up di website, artinya Anda tidak bisa menghubungi lagi visitor website Anda (minimal warm leads, orang yang sudah tahu Anda).
    Alasan lainnya, email marketing bisa disebut sarana terkuat untuk mendorong existing customer Anda untuk membeli lebih sering dan lebih banyak.
    Your best new customer adalah your current customer. Bisnis besar bukan karena Anda terus menerus mencari customer baru, tetapi dari customer lama yang membeli lagi – sarananya adalah email marketing.

Tetapi lagi-lagi menurut saya prioritas di atas masih tergantung produk Anda dan niche yang Anda target.

Sebagai contoh, beberapa bisnis saya tidak secara langsung bersaing dengan marketplace, apalagi karakter produknya yang harganya tinggi / basket size besar, sekali transaksi valuenya bisa di atas 30 juta, sehingga bisa dibilang tidak sulit mencari ROI dengan Google Adwords. Kalau fokus di SEO kan kelamaan (6 bulan lebih untuk teranking kalau tidak pakai beli-beli backlink / Private Blog Network), jadi dalam kasus ini bisa dibilang PPC advertising dalam bentuk Google Adwords  + retargeting GDN menjadi prioritas tier 1.

Jadi Anda sudah mengerti bagaimana memprioritaskan budge digital marketing Anda ?

 

Baca informasi lain tentang digital marketing untuk bisnis toko online Anda

Memahami Konsep Customer Lifetime Value di Paid Ads (Google Adwords, FB Ads)

 

SEO : Bagaimana Toko Online Kecil Bersaing Melawan Marketplace Besar di SERP ?

 

 

 

Author: Rhein Mahatma

mimin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *