Loko, Aplikasi Tinder untuk Fashion

loko-aplikasi-tinder-untuk-fashion

Loko – Tinder untuk pakaian – diluncurkan pada tanggal 20 Oktober dan merubah cara kita mencari dan membeli pakaian online dengan algoritma yang memanfaatkan big data.

Menurut penelitian Bloomberg, sekitar 45% traffic yang didapatkan oleh bisnis e-commerce disebabkan oleh para pengguna ponsel. Bagaimanapun, masalah tersebut datang dari toko online yang tidak dirancang khusus untuk tampilan smartphone. Pengguna seringkali mengeluh tentang ketidaknyamanan seperti: terlalu banyak page yang terbuka pada browser, berbagai macam filter untuk satu jenis pakaian atau proses pembayaran yang rumit saat menggunakan smartphone. Terlebih lagi Anda harus mencari ulang pakaian yang Anda sukai saat mengakses kembali toko online tersebut.

Menyederhanakan proses pembelian baju dan sekaligus mengatur pencarian sesuai dengan preferensi individu adalah solusi yang ditawarkan oleh tim Loko.

Loko adalah “Tinder untuk fashion” menurut Tymon Kokoszka, Co-Founder Loko. Seperti pada aplikasi kencan tersebut, menelusuri produk dapat dilakukan cukup dengan menggunakan jempol tangan. Geser ke kiri untuk produk yang tidak menarik dan geser ke kanan untuk produk yang Anda sukai. Dalam waktu yang sama, pakaian yang sudah Anda pilih sudah masuk ke dalam lemari virtual pribadi Anda secara otomatis. Produk tersebut sudah terekam dan Anda akan menerima notifikasi saat ada diskon untuk pakaian yang sudah Anda pilih.

Tim Loko membuat agar aplikasi ini lebih menarik dengan memberikan sebuah aspek sosial melalui fitur media sosial. Facebook Messenger sudah terintegrasi di dalam Loko agar para pengguna dapat berbagi opini tentang suatu produk. Setiap pilihan produk menunjukkan siapa saja yang teman sang pengguna yang menyukai produk tersebut. Akhirnya kita tidak sendirian dalam toko, bahkan di Internet! – ungkap Kuba Rohleder, salah satu Founder yang bertanggungjawab atas teknologi tersebut.

“Kami tidak ingin pengguna menghabiskan waktu mereka untuk mencari pakaian yang mereka sukai dari berbagai toko online, kami menginginkan pengguna untuk bermain dengan fashion dan berbagi dengan teman mereka” ujar Tymon Kokoszka.

Salah satu hal yang membedakan aplikasi ini dengan aplikasi fashion sejenis adalah algoritma khusus yang dikembangkan atas kerjasama antara tim Loko dengan mitra dari Australia. Pelanggan banyak menghabiskan waktu mereka untuk mencari barang yang mereka inginkan di toko maupun toko online. Algoritma pada Loko mencocokkan langsung preferensi para konsumen. “Kami ingin memanfaatkan potensi analisis data yang besar. Setiap kali pengguna menggeser ke kiri atau ke kanan, akan terekam dan terhitung real time. Hal ini membantu kami untuk memahami selera setiap pengguna. Algoritma built-in memanfaatkan data yang tersedia dan menyesuaikan urutan produk yang akan tampil”, jelas Kuba Rohleder.

Seperti yang diungkapkan oleh Tymon Kokoszka, algoritme tersebut mungkin adalah unsur terpenting dari Loko. Algoritme ini memiliki potensi yang besar, bukan hanya bagi merek-merek besar. Hal ini memungkinkan Loko untuk melihat lebih jauh, dan menggunakan data besar juga dalam kemitraan dengan perusahaan yang bukan dari bidang fashion. Potensi ini telah diketahui oleh perusahaan seperti Universal Music atau Havas Media, yang telah memulai pembicaraan dengan Loko.

Setelah peluncurannya di Polandia, tim Loko memutuskan ekspansi internasional di Italia, ibukota dunia fashion. “Sekarang saatnya untuk Indonesia. Setelah menghabiskan waktu hampir setahun disini saya cukup yakin Jakarta akan menjadi “Milan berikutnya”, setidaknya di Asia Tenggara. Seperti Jakarta Fashion Week yang akan datang, akan muncul banyak desainer berbakat dan ratusan merek lokal – Perkembangan Indonesia di bidang fashion cukup signifikan. Itu sebabnya tidak ada tempat yang lebih baik untuk memulai setelah Italia!” ungkap Tymon Kokoszka, yang bertindak sebagai Country Manager untuk Indonesia.

Saat ini ada 54.000 produk dalam database Loko dari lebih dari 1400 produsen dan angka ini masih akan terus dikembangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *