Google URL Builder: Melacak Campaign (Campaign Tracking) dan Mengontrol ROI Campaign Dengan Menggunakan Analytics

Google URL Builder Bagaimana Melacak Campaign Dengan Analytics
Newsletter yang Anda buat sudah siap dipublikasikan. Goal Anda adalah mengarahkan traffic ke situs Anda, meng-convert traffic menjadi leads, dan leads menjadi customer.

Lalu, bagaimana Anda membedakan kampanye email marketing mana yang sukses? Mudah. Gunakan Google URL builder untuk melacak campaign Anda.

Catatan: Ada banyak cara menggunakan campaign tracking. Post ini hanya fokus dengan campaign tracking yang berhubungan dengan email marketing.

Apa itu Campaign Tracking?

Campaign Tracking menambahkan tracking code spesial ke dalam URL Anda, yang juga dikenal dengan URL ‘tagging’, untuk mengidentifikasi bagaimana user bisa sampai ke situs Anda. Contohnya:

Daripada menggunakan link ini untuk email marketing campaign Anda:

https://www.orbitmedia.com/blog/inaccurate-google-analytics-traffic-sources

Anda lebih baik menggunakan tracking link ini:

https://www.orbitmedia.com/blog/inaccurate-google-analytics-traffic-sources?utm_source=march7-newsletter&utm_medium=email&utm_campaign=ga-lies

Anda lihat tambahan pada link Anda? Itu adalah campaign tracking code.

Di mana Saya Bisa Menemukan Campaign Saya dalam Google Analytics?

Jika Anda ingin melihat email yang terkirim, email yang di-klik, dan angka email yang dibuka, masuk ke email service provider Anda dan lihat laporannya. Jika Anda ingin melihat siapa yang convert, masuk ke Google Analytics Anda. Jika Anda belum mengatur Analytics, Anda perlu mengubahnya dulu. Lihat video ini dalam memandu Anda mengatur Analytics.

Inilah beberapa contoh conversion yang perlu Anda perhatikan:

  • pengumpulan form contact
  • pelanggan newsletter
  • pembelian produk

Jika Anda sudah masuk ke Google Analytics, masuk ke:

Acquisition > Campaigns

Di sini Anda akan melihat berapa banyak visit yang didapat dari campaign yang Anda jalankan, berapa lama mereka berada disitus Anda, berapa rata-rata page yang dikunjungi, dan berapa jumlah bounce rate (persentase orang yang hanya melihat satu halaman lalu pergi dari situs Anda).

data dalam google analytics

Apakah Campaign Saya Menghasilkan Conversion?

Untuk menemukan actual conversions, cari tombol di sebelah kanan report, tepat di bawah grafik. Anda bisa lihat kotak ‘Conversions’. Pilih goal mana yang ingin Anda ukur. Contoh di bawah ini menggunakan goal newsletter sign up.

goal conversions email campaign

Sekarang Anda bisa melihat visitor dan goal conversion dari setiap email campaign.

Jika Anda mengikuti trend yang berjalan, Anda bisa melihat jenis artikel yang banyak dibaca orang-orang dan tipe artikel yang lebih berhasil. Untuk mencari tahu tipe visitor situs Anda, Anda bisa membaca post ini.

Bagaimana Cara Menggunakan Google Analytics URL Builder?

Masuk ke Google Analytics URL Builder dan ikuti langkah berikut ini.

Step 1: Masukan link yang diarahkan menuju situs Anda

https://www.orbitmedia.com/blog/inaccurate-google-analytics-traffic-sources

Step 2: Tambahkan tiga parameter utama yang ingin Anda lacak.

  • Campaign Source: parameter ini memberitahu Google dari mana datangnya traffic: march7-newsletter.
  • Campaign Medium: parameter ini memberitahu Google media atau sumber datangnya traffic: email.
  • Campaign Name: parameter ini menjelaskan campaign Anda. Kami menggunakan blog post yang ditulis dalam Google Analytics lies, jadi saya gunakan ga-lies sebagai nama campaign.

Step 3: Klik “Submit”

submit Google Analytics URL Builder

Step 4: Copy link yang baru saja dihasilkan, kemudian paste ke email newsletter untuk menggantikan link “untagged” biasa.

Step 5: Ulangi langkah ini untuk semua link yang ingin Anda lacak dalam newsletter email marketing.

Sumber: orbit media

Author: Rhein Mahatma

mimin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *