Bagaimana Membuat Struktur Website Yang Disukai Google

Struktur situs yang terencana dengan baik dapat meningkatkan ranking anda di hasil pencarian Google.  Kali ini kita akan belajar bagaimana mengatur struktur situs anda agar search engine dapat menemukan konten yang terbaik dan profitable dari situs kita dan pengunjung pun memiliki pengalaman yang menarik selama mereka berkunjung ke situs kita.

Kenapa struktur situs sangat penting bagi kesuksesan anda 

Saya ingin anda membayangkan bahwa anda akan memulai membangun rumah impian anda. Boleh dengan style apapun yang anda suka, dengan banyak ruang seperti yang anda inginkan. Anda dapat memiliki kolam renang indoor yang besar, perpustakaan yang keren dan bioskop indoor dengan ukuran yang besar pula.

Bagaimana anda memulai project tersebut? Di mana anda akan memulainya?

Sepertinya tidak mungkin anda langsung memulai membangun fondasi sebelum membuat rencana arsitekturnya. Anda pasti ingin rumah ini terasa nyaman, mudah untuk berkeliling di dalamnya, dan tata letaknya yang logis, namun intuitif. Ini sama seperti situs anda.

Merencanakan struktur situs anda, mulai dari navigasinya, logika, dan mengetahui keyword yang anda targetkan adalah hal yang sangat penting bagi kesuksesan situs anda untuk menarik traffic.

Faktanya, struktur situs anda, seperti bagaimana page anda dapat terhubung satu sama lain adalah kunci dari bisnis plan anda yang merupakan hal yang sangat penting.

Namun, struktur suatu situs itu ditentukan oleh disainer dari situs itu sendiri. Sebagian besar desainer web yang saya kenal itu sangat kreatif, mereka memiliki ide yang hebat, dan biasanya mereka menghasilkan situs dengan tampilan yang indah. Tetapi, hanya sedikit dari desainer web yang memiliki pengetahuan yang baik tentang SEO, jadi apa yang sering kami temukan adalah situs dengan tampilan yang indah, tetapi tidak memiliki banyak traffic.

Anda dapat memperbaikinya apabila anda memiliki budget marketing yang besar. Jika tidak maka situs anda akan menjadi tempat yang sepi.

Kenapa struktur situs sangat penting 

Struktur situs dan navigasi sangatlah penting untuk tiga alasan berikut (Semuanya adalah hal yang  fundamental bagi SEO):

Indexing – membantu search engine untuk menemukan page/halaman situs anda.

Hanya page yang diindex Gooole  yang dapat muncul di halaman hasil pencarian Google.

Link Power – Mendistribusikan semua link anda ke semua page/halaman anda

Link Power berasal dari situs lain yang terhubung dengan situs anda. Dan tentunya dengan kompetisi keyword. Ini adalah factor yang penting untuk memutuskan dimana page/halaman anda akan muncul di hasil pencarian search engine/Google.

Usability – mambantu user menemukan konten apa yang mereka ingin dengan cepat (dengan klik yang sedikit mungkin).

 

Mari lihat situs yang sesungguhnya

Ayo lihat struktur situs yang sebenarnya agar anda dapat mengerti apa yang saya maksudkan.

Ketika anda menghubungkan page dari home page atau navigasi utama anda, itu berarti anda menyatakan bahwa link yang terhubung dengan page anda tersebut adalah hal yang penting.

Lihatlah bagaimana  Amazon.com menghubungkan link-nya ke page yang ingin ditemukan user.

Bagaimana keyword research dapat memberikan saran pada struktur situs

Kita tahu bahwa keyword research dapat memberitahu anda apa yang orang-orang sukai.  Jadi, kita dapat menggunakan informasi itu untuk merencanakan struktur situs kita.

Inilah bentuk situsnya secara umum.

Anda pasti cenderung untuk menargetkan keyword “utama” dari bisnis anda di homepage, sedangkan keyword long tail anda targetkan di page yang selanjutnya.

Pilihan keyword anda tergantung pada:

  1. Ukuran dari keyword yang niche/spesifik
  2. Seberapa relevan-nya keyword yang spesifik itu dengan bisnis anda
  3. Berapa banyak sumber yang anda miliki untuk membuat konten yang baru

Struktur situsnya akan mirip seperti ini.

Home page gambar di atas menargetkan keyword “beads” (kalung rosario untuk berdoa).

Dari home page, lalu hubungkan ke halaman kategori. Di mana kita akan menargetkan susunan kata yang lebih panjang (long tail) yang merupakan bagian dari “beads” yang spesifik seperti glass beads, wooden beads, prayer beads, dan seterusnya.

Lalu anda pasti ingin untuk membuat halaman konten (atau halaman produk) untuk menargetkan keyword dari glass beads. Jadi, kita harus targetkan lagi vintage glass beads.

Semuanya akan menjadi lebih terstruktur dan orang pun tahu ke mana mereka akan browsing untuk mencari produk yang mereka inginkan.

Kita juga dapat membuat tema pada halaman kategori, seperti handmade glass beads dan handmade wooden beads. Apabila user mencari handmade atau link apapun yang berisi kata “handmade” maka kedua halaman yang memiliki keyword “handmade” akan mendapatkan keuntungan.

Jika anda tidak menjual produk dan jika anda situs informasi, anda dapat memutuskan untuk menyusun konten anda menjadi topic seperti gambar di bawah.

Apapun strategi yang anda pilih, struktur situs yang jelas akan sangat membantu search engine memahami keseluruhan situs anda, temukan konten anda, dan bantu orang-orang untuk menemukan apa yang mereka cari.

Contoh yang nyata dari struktur situs

Mati lihat contoh yang lainnya, kali ini adalah hotels.com yang merupakan situs daftar hotel yang ada di dunia.

Di home page-nya anda akan temukan peta yang memungkinkan anda untuk menavigasikannya melewati benua-benua untuk menemukan hotel yang anda inginkan. Pertama kita melihat benua.

Lalu kita melihat Negara. Dan akhirnya, kota.

Ini adalah struktur yang jelas dimana google dan orang-orang pun dapat memahaminya. Ini adalah struktur situs yang kita inginkan.

Akan tetapi,

Sebagian besar halaman di hotels.com – halaman yang memberikan banyak bisnis – tenggelam di dasar dari struktur situs. Untuk contohnya, halaman hotel Paris yang menghasilkan banyak bisnis/pendapatan. Walaupun halaman itu popular, tetapi apabila struktur situs kita tidak menganggap itu adalah hal yang penting, maka percuma, artinya kita memberikan perlakuan yang sama terhadap halaman Paris Hotel dengan halaman lainnya walaupun halaman Paris hotel tersebut menghasilkan banyak pendapatan.

Bagaimana kekuatan link bekerja

Di tahun pertama Google, mereka bernama Backrub. Nama ini didapat dari istilah backlink – link yang mengarahkan dari satu situs ke situs lainnya. Tidak seperti search engine lainnya pada waktu itu, Google tidak hanya mengindeks teks di dalam halaman tersebut untuk memahami isi dari halaman itu, ia juga mencari link yang mengarahkan ke situs tersebut. Seperti yang kita tahu, halaman yang memiliki ranking yang baik di Google adalah karena mereka memiliki link di situs lain.

Cara kerja Google berbeda dengan search engine yang lain. Ia memperlakukan setiap link sebagai sebuah vote. Halaman anda akan mendapatkan ranking yang baik apabila halaman anda memiliki banyak vote (link).

Anda dapat membantu Google dalam menentukan halaman mana yang perlu ditingkatkan ranking-nya dengan cara mengarahkan link situs anda ke halaman tersebut.

Halaman mana yang sangat penting dari situs anda ?

Sebelum anda merencanakan internal linking, anda perlu mengetahui halaman mana yang sangat penting di situs anda. Jadi, bagaimana untuk menemukan halaman yang penting tersebut ?

Jika anda menjual produk, anda dapat melacak penjualan anda di Google Analytics. Anda dapat menemukan halaman yang mana yang menghasilkan pendapatan dan keuntungan.

Jika anda seorang blogger yang menghasilkan uang lewat iklan, anda pasti ingin mempromosikan halaman anda agar dapat menghasilkan banyak traffic dan klik pada iklan anda. Anda juga dapat mencarinya di Google Analytics.

Jika anda belum memiliki akun Google Analytics, buatlah sekarang juga!!

Menghubungkan halaman yang paling penting di situs anda

Saat anda telah menemukan halaman yang penting tersebut atau yang menghasilkan banyak keuntungan , anda harus memastikan struktur situs anda dapat membantu anda untuk mempromosikan halaman tersebut.

Mari lihat contoh situs “bead” ini. Ini adalah model yang sangat simple, hanya ada tiga kategori, dan tiga halaman konten di setiap kategori. Dalam kenyataannya, anda akan memiliki lebih banyak dari ini. Bisa kita lihat bahwa struktur situsnya flat (ini merupakan hal yang bagus).

Hanya dengan dua klik, kita dapat browsing dari home page ke halaman produk.

Untuk sebagian besar situs, home page adalah halaman yang sangat kuat, itu adalah halaman yang dapat menarik banyak link. Dengan tetap menjaga struktur situs yang simple, asumsikan kita memiliki 36 link yang berasal dari luar yang mengarah ke situs kita.

Home page memiliki tiga link mengarah ke halaman kategori. Yang terjadi adalah 36 link tersebut mengirim sepertiga dari total ke setiap kategori. Apabila dibagi 3, tentunya ada 12 yang mengarah ke setiap halaman kategori. Dan akan ada 4 link yang mengarah ke halaman produk. Jadi setiap produk memiliki 4 link.

Coba kita umpamakan bahwa halaman Vintage glass beads menghasilkan proporsi yang lebih besar dari keuntungan kita. Jadi, kita ingin meningkatkan rankingnya. Kita ingin link yang menuju ke sana menjadi lebih banyak.

Solusinya adalah menghubungkan halaman kita yang paling penting dan komersial dari home page. Jadi, kita memiliki internal link dari home page dengan menambahkan link dari home page langsung ke halaman vintage glass beads.

Dalam kasus ini, home page masih memiliki 36 link yang masuk. Tetapi, sekarang untuk setiap kategori terbagi menjadi empat dengan sembilan link menyebar pada setiap kategori. Dan juga halaman vintage glass beads juga menerima 9 link. Tetapi, halaman  vintage glass beadsmenerima 12 link secara total. Ini berarti halaman tersebut akan cenderung memiliki ranking yang lebih tinggi di Google. Dan ini merupakan keuntungan bagi kita, karena halaman tersebut menghasilkan profit.

Navigasi dengan struktur situs

Mari lihat contoh bagaimana prakteknya. Kita kembali ke hotels.com

Kita telah melihat bagaimana navigasi dengan struktur membantu user untuk menemukan halaman apapun dengan cepat. Kita bisa melihat bahwa di home page, hotels.com memiliki navigasi tambahan yang mengirim link ke halaman-halaman yang paling penting.

Di daftar tersebut kita bisa melihat hotel di Paris, France. Kita tidak bisa melihat link ke “Hotels di Timbuku”, karena itu bukan halaman yang dapat menghasilkan uang. Sebaliknya, kita mengirim link lebih ke halaman yang paling menguntungkan.

Untuk alasan yang sama, www.winesdirect.co.uk memiliki link ke halaman “Tesco wine vouchers” dari home page nya.

Anda juga seharusnya menghubungkan halaman anda yang paling menguntungkan tersebut di home page anda.

Page Rank

Dalam kenyataanya, link diukur dengan sesuatu yang disebut PageRank, sesuai dengan nama pendiri Google, Larry Page.

Ini adalah 10 poin dengan konsep skala logarithmic  yang merupakan bagian besar algoritma yang Google gunakan untuk memilih dan menguruti hasil pencarian.

Definisi “logarithmic” adalah saat di mana anda mendapatkan PageRank yang lebih besar, dan untuk naik ke level selanjutnya akan semakin susah. Jadi untuk naik dari level satu ke level dua lebih mudah daripada naik dari level empat ke level lima. Begitu seterusnya.

Hanya ada sedikit situs yang memiliki pagerank 10. Ini adalah 12 halaman yang memiliki PageRank 10.

Jangan terlalu mengkhawatirkan PageRank karena algoritma Google memperhitungkan banyak faktor lain untuk menentukan hasil pencarian.

Apa yang seharusnya kita pikirkan adalah kuantitas dan kualitas dari link yang mengarah ke halaman apapun akan menentukan posisi di hasil pencarian.

Flat Structure vs Deep Structure

Sejauh ini, kita telah melihat struktur situs yang sangat simple. Dalam kenyataannya, kemungkinan anda akan memiliki banyak kategori dan banyak halaman lain.

Sebuah kesalahan yang banyak dilakukan pemilik situs adalah menenggelamkan halaman-halaman yang penting jauh dari home page. Ini membuat semakin kecil kemungkinan Google untuk mengindeks halaman yang tenggelam ini, dan pasti hanya sedikit user yang dapat menemukannya.

Anggap saja saya baru tiba di home page suatu situs ecommerce, mencari produk – sebuah rak atap untuk mobil saya. Ini adalah situs yang hebat, dengan berbagai macam produk. Saya merekomendasikannnya dengan berbagai alasan, walaupun bukan karena navigasinya.

Di home page saya menemukan rak atapnya, dan saya klik.

Saya pilih mobilnya. Saya klik lagi.

Lalu ditanya model apa. Saya klik lagi.

Setelah itu, saya harus memilih tahunnya. Lalu, di layar berikutnya, jumlah pintu yang dimiliki mobil ini.

Sekarang nafsu saya untuk berbelanja hampir hilang. Dan akhirnya saya menemukan rak atap mobil yang saya inginkan.

Sejauh ini, saya melakukan lima klik. Dan kita tahu bahwa dengan setiap klik, anda akan kehilangan customer yang potensial. Jadi, semakin sedikit orang akan melihat halaman yang jauh di dalam ini. Dan akan semakin sedikit link yang masuk ke halaman ini. Dan barang jualan anda akan semakin sedikit yang terjual.

Ini tidak hanya terjadi pada visitor anda, search engine juga harus membuat jumlah klik yang sama. Dan secara tidak langsung, kita mengatakan kepada Google bahwa halaman yang kita letakkan jauh dari home page tersebut tidaklah penting. Dan setiap level, kita akan kehilangan beberapa link yang bernilai. Halaman kita kehilangan authority-nya.

Anda akan menemukan contoh yang lebih baik bagaimana untuk memilih tipe kendaraan di situs asuransi UK, confused.com. Semua pilihan disajikan dengan satu halaman yang simple.

Dengan menciptakan situs yang simple dan halaman yang dekat dengan home page, anda tidak hanya mendapatkan link, tetapi juga menjaga visitor di situs anda agar tidak kabur. Google merekomendasikan bahwa anda tidak perlu memiliki lebih dari 100 link di setiap halaman. Tetapi, itu masih memberikan anda kesempatan untuk memiliki 10.000 halaman dalam dua klik dari home page.

Ketika anda merencanakan struktur situs anda, anda harus memastikan bahwa halaman yang paling penting, hanya dua klik dari home page.

Kesimpulan

Kami telah memberikan banyak informasi. Mari kita rekap. Ketika merencanakan untuk membuat situs, sebaiknya anda:

  • Melakukan riset terhadap target keyword sebelum memutuskan untuk membuat struktur situs anda.
  • Gunakan hasil dari riset keyword anda tersebut untuk memutuskan keyword yang mana anda akan targetkan ke home page anda, halaman kategori, halaman produk, dan postingan blog.
  • Ciptakan struktur situs yang flat – dengan semua halaman anda dekat dengan home page
  • Pastikan halaman yang paling penting di situs anda mendapatkan link dari luar

 

Sumber: Wordtracker

Author: Rhein Mahatma

mimin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *