Site icon Buat Toko Online

Memahami 2 Fitur Facebook Ads Conversion Tracking : Custom Conversion dan Standard Event

facebook ads conversion tracking

Men-set up Facebook conversion tracking memiliki beberapa manfaat

  1. Mengukur ROI. Facebook conversion tracking mungkinkan Anda mengetahui berapa banyak konversi yang Anda terima, baik itu registrasi, sales, mengisi formulir atau jenis campaign lainnya yang Anda buat.
  2. Mengukur performa a/b test jadi anda bisa secara continue meng-improve performa campaign Anda. Jika tidak tahu ads mana yang men-drive konversi, bagaimana Anda menjalankan test dan membuat keputusan berdasarkan data ? Conversion tracking membantu Anda melihat hasil yang Anda dapat berasal dari ads yang mana.
  3. Memungkinkan Facebook mengoptimasi algoritmanya untuk membantu Anda mendapatkan hasil lebih baik. Algoritma FB sangat smart dan bisa melakukan tracking siapa saja user FB yang terkonversi dari iklan Anda dan menggunakan data tersebut untuk secara otomatis mentarget user FB lainnya yang memiliki kemiripan dengan mereka yang sudah terkonversi. Artinya dengan Anda memiliki lebih banyak konversi, Facebook akan belajar lebih banyak tentang mereka yang terkonversi dan ke depannya akan menunjukkan lebih banyak iklan ke mereka. Jika Anda tidak menggunakan fitur conversion tracking, Anda tidak bisa menggunakan fitur ini.

Facebook conversion tracking adalah faktor penting untuk kesuksesan Anda sebagai Facebook advertiser.

 

2 Metode Untuk Melakukan Conversion Tracking di Facebook Ads

Dengan pixel yang baru, Facebook memberikan kita 2 cara yang berbeda untuk melakukan tracking conversion.

Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini detilnya.

 

1. Metode Custom Conversions untuk melakukan Facebook Conversion Tracking

Custom Conversions adalah cara termudah untuk memulai conversion tracking karena tidak memerlukan perubahan dari Facebook Pixel di website Anda. Anda hanya perlu menginstall FB Pixel saja, kemudian meng-create custom conversion di Facebook Ad Manager.

Di menu create custom conversion Anda menginput halaman yang dituju customer setelah mereka terkonversi (misalnya thank you page setelah mereka memasukkan email opt in atau konfirmasi order setelah mereka melakukan pembelian), istilahnya “post conversion page”, masukkan conversion value dan Anda selesai.

Anda juga bisa memasukkan conversion value dari setiap custom conversion. Artinya setiap konversi terjadi, Facebook akan menempatkan sebuah angka value spesifik untuk event tersebut. Memberikan conversion value memudahkan Anda melakukan tracking dari ROI campaign Anda.

Kekurangan dari Custom Conversion Untuk Melakukan Facebook Ads Conversion Tracking

Ada beberapa kekurangan dari custom conversion.

Dalam kasus tersebut, tidak mungkin melakukan tracking order value dengan custom conversion karena halaman konfirmasi order akan selalu memiliki URL yang sama sehingga memiliki conversion value yang sama apapun yang dibeli oleh customer.

Solusinya adalah menggunakan standard event, yang akan dibahas nanti.

Kekurangan lainnya adalah keterbatasan maksimal 40 custom conversion di saat yang sama. Artinya jika Anda memiliki lebih dari 40 conversion event yang ingin Anda track bersamaan, Anda tidak bisa menggunakan pilihan ini.

 

2. Metode Standard Events Untuk Melakukan Facebook Conversion Tracking

Cara kedua untuk melakukan implementasi Facebook conversion tracking adalah dengan Standard Events.

1) Kode Website Anda 2) FB Pixel Base Code. 1234567890 adalah kode FB Pixel Anda 3) Standard event code yang Anda pilih

Metode ini lebih complicated untuk diimplementasikan daripada custom conversion karena Anda perlu memodifikasi sedikit saja bagian dari Facebook Pixel, tetapi metode ini memiliki fitur lebih lengkap.

Standard event adalah kode opsional event yang Anda tambahkan di base Facebook pixel code.

Standard event hanya ditempatkan di halaman spesifik, tidak di semua halaman dengan base pixel code. Halaman yang ditambahkan standard event adalah halaman yang ingin Anda track konversi dan user behaviornya.

Anda akan memiliki Facebook pixel code di semua halaman Anda (karena ditempatkan di header website Anda), sedangkan untuk halaman yang ingin Anda track konversinya, Anda harus sedikit memodifikasi kode pixel ini dengan menambahkan kode standard event.

Mungkin Anda bertanya kenapa ada yang mau menggunakan metode yang rumit (lebih rumit daripada custom conversion) untuk melakukan conversion tracking. Jawabannya adalah kemampuan untuk memberikan data kepada Facebook secara dinamis.

Karena Anda memodifikasi Facebook Pixel untuk mengirimkan data yang spesifik berdasarkan dari halaman yang dikunjungi oleh visitor, Anda bisa menambahkan data tersebut ke kode pixel berdasarkan apa yang dibeli atau apa yang di sign up (misal. email) oleh visitor.

Untuk mengeksekusinya dibutuhkan sedikit pengetahuan koding. Anda bisa melihat video berikut ini untuk penerapannya di WordPress.

Berikut ini contoh singkatnya.

 

Misalnya Anda adalah toko online menjual sepatu.

Seperti website ecommerce pada umumnya, customer akan di arahkan ke halaman konfirmasi order yang sama apapun yang mereka order, halaman ini akan secara dinamis menerima update dari pembelian spesifik customer.

Anda akan menambahkan kode standard event “purchase” di Facebook Pixel di order confirmation page.

Di kode tersebut Anda menambahkan kode untuk secara dinamis menambahkan total order value di kode tersebut, juga detail produk seperti kategori dan tipe.

Metode apa yang akan Anda gunakan untuk melakukan Facebook conversion tracking ?

 

Kapan seharusnya Anda menggunakan Custom Conversion ?

Kapan sebaiknya Anda menggunakan standard event untuk melakukan tracking ?

Exit mobile version