Apakah Bisnis Restoran Perlu Memiliki Website Sendiri dan Membayar Bulanan ?

Jadi ceritanya ada temen saya posting status intinya adalah seperti ini :

Apakah restoran perlu website ?

Jawabannya “Perlu” karena konsumennya sudah melek internet, apalagi kalau bayarannya murah, 50 ribu per bulan misalnya.

Tentu saja perlu, karena temen saya yang post status itu memang jualan website.

Baca Juga : Apakah UKM butuh website untuk jualan online ?

Apakah UKM Butuh Website Untuk Jualan Online ? Facebook Saja Cukup Tidak ?

Atau mungkin Anda perlu mempertimbangkan alternatif website gratis dari Google Bisnisku ?

Ada beberapa point yang Anda perlu tahu tentang “ide” membayar website rutin per bulan terutama untuk restoran.

  1. Kalau bayar per bulan, berarti Anda nyewa website dari orang, kalau tidak dibayar Anda akan di matikan
  2. Kalau skema bayar per bulan seperti ini, biasanya, Cpanelnya (tempat setting website) bukan di tangan Anda, artinya ya website itu sebenarnya bukan punya Anda – bukan “asset digital Anda”, baru-baru ini ada seorang rekan yang bayar subcription sekitar 1,5 juta di WIX dengan domain custom, setelah di cek di who is ternyata nama pemilik domain bukan nama dia sendiri. Hal ini mungkin saja memang cocok jika Anda adalah customer newbie (tidak perlu urus banyak hal, semua diurusin), tetapi kurang cocok kalau Anda sudah lebih ngerti dikit. Silahkan tanya lebih lanjut ke provider website Anda tentang kepemilikan domain ini.
  3. 50 ribu per bulan, berarti 600 ribu per tahun, sama saja biayanya dengan membeli theme website profile / toko online di themeforest (sekitar 49-60usd)  yang sekali bayar. Yang 50 ribu per bulan ini tanpa batas waktu maksimal lho. Bukan berarti setahun bayar terus websitenya punya Anda. Bayar subcription per bulan bagus untuk memastikan Anda mendapatkan maintenance rutin dan help yang memadai, tetapi kalau website restoran apakah serutin itu maintenance dan problem solvingnya ?
  4. Restauran perlu punya website sendiri ? untuk apa ya ? Mostly value bisnis dari restaurant didapat dari transaksi offline. Tidak ada (atau tidak banyak) long tail yang dicari konsumen terkait website restoran. Beda dengan bisnis lain seperti kosmetik, jual baju bola, atau perlengkapan bayi misalnya. Ya okelah customer Anda mencari “restoran soto di Gading serpong” tapi apa iya search volumenya segede itu sampai meningkatkan omzet Anda dengan drastis ?  …………………………………. ……………………………………….
    apakah restoran butuh websiteMelihat search keyword di atas saya tidak melihat longtail “ayam bakar pedas rasa xyz…”
  5. Promosi restoran akhir-akhir ini bagusan di Facebook dan instagram ads, jika Anda jualan mie, bisa mentarget penggemar mie dan di-narrow portal makanan seperti zomato atau qraved. Mungkin tidak perlu website ?
  6. Saya coba cari website restaurant yang dijual (dan pernah dijual) di Flippa.com dan tidak menemukan historinya. Ada juga website direktori restoran – bukan website restoran itu sendiri.
  7. Tapi jika Anda berpikir akan benar-benar membangun brand dan trademark dari nama restoran Anda, tentu jawabannya perlu website dengan domain sendiri, sebelum diambil orang lain ?

Semoga artikel ini menambah wawasan Anda.

 

Baca Juga informasi website untuk UKM :

Google Meluncurkan Website Gratis Untuk UKM Lewat Google Bisnisku

Author: Rhein Mahatma

mimin

1 thought on “Apakah Bisnis Restoran Perlu Memiliki Website Sendiri dan Membayar Bulanan ?”

  1. sebenernya sih tergantung dari kebutuhan dari si pemilik restorannya sendiri. Emang jarang sekali klo nemuin web dari sebuah restoran, tapi klo di sosial media pasti akan lebih banyak menemukannya. Akan lebih baik misal sebuah restoran memiliki web sendiri, dan dikelola sendiri untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan dan akan lebih mudah dan cepat diperbaiki jika terjadi sesuatu.. Apakah mungkin bisa jadi web itu sendiri menjadi e-commerce gitu? jadi bisa menjadi tempat transaksi secara online gitu

    http://www.marketingkita.com/2017/08/produsen-mencari-distributor-menurut-ilmu-marketing.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *