15 Cara untuk Membangun dan Meng-engage Email List Anda

The money is on the list !

Anda tahu Groupon kan ? kalau di Indonesia Groupon mengakuisisi Disdus.com.

Dalam beberapa kesempatan wawancara, Andrew Mason, founder Groupon mengatakan pentingnya email marketing untuk perusahaan mereka :

Strategi customer acquisition kami didesain untuk menempatkan customer ke dalam marketing channel jangka panjang kami – yaitu email list harian kami. Ketika kami memiliki email dari customer, kita bisa secara berkelanjutan memberikan penawaran penjualan kepada mereka tanpa biaya tambahan. Bandingkan hal ini dengan perusahaan seperti Johnson and Johnson atau McDonalds dan kebanyakan perusahaan lainnya.

Jika saya adalah Johnson dan Johnson dan menjual kepada Anda shampoo atau plester, saya harus membelanjakan dana saya di iklan tv atau majalah untuk selalu mengingatkan Anda betapa bagusnya plester mereka, bahkan walaupun Anda sudah membeli produk mereka untuk pertama kalinya. Hal ini berbeda di Groupon di mana kami menggunakan dana kami hanya sekali untuk mendapatkan email Anda ke dalam list kami dan setiap hari kami mengirimkan email penawaran produk kami.

Tidak ada biaya reacquisition dan kondisi ini tidak umum terjadi. Jika Johnson ingin mengikuti strategi Groupon, ia harus mulai membuat koran gratis tentang perban dan membuat iklan tentang perban di situ setiap hari.

 

Saya sendiri sering menggunakan sebuah coworking space di Jakarta dengan membayar per jam, mereka sering memberikan promosi diskon, tetapi lewat Twitter, saya sering mengingatkan mereka “kenapa promosinya tidak dikirim lewat email yang langsung masuk ke HP saya ? saya kan tidak selalu 24/7 baca Twitter ?”

Email marketing memang menarik, tetapi, masih banyak bisnis dan perusahaan yang belum melakukan promosi melalui email. Padahal promosi memalui email sangat efektif.

Ada cara yang benar dan cara yang salah untuk membangun daftar email Anda. Tidak peduli apakah Anda seorang blogger atau internet marketer, memiliki list email responsif yang tertarik pada apa yang Anda katakan / tawarkan akan sangat menentukan tingkat keberhasilan Anda.

Posting ini adalah kompilasi dari bagaimana membangun email list Anda, bagaimana meng-engage mereka, dan bagaimana menghasilkan uang dengan email list.

 

Membangun Email List Anda

1 . Memiliki penawaran yang bagus

Tips nomor satu adalah Anda harus memiliki penawaran yang bagus. Anda tidak dapat membangun email list jika Anda tidak memiliki insentif. Namun, memiliki penawaran bagus tidak cukup. Penawaran penjualan Anda harus menjadi solusi untuk masalah pembaca Anda. Ini harus berisi informasi berharga yang akan meyakinkan mereka bahwa Anda memiliki kredibilitas dan keahlian untuk memecahkan masalah mereka.

Proses menghasilkan sebuah ide atau ideation tampaknya mudah tapi itu salah satu bagian terberat marketer. Jika Anda tidak dapat menyampaikan ide yang baik untuk penawaran Anda berikutnya, Anda bisa menggunakan panduan berikut untuk membantu Anda :

  • Anda perlu mengetahui ” masalah” yang dihadapi oleh pengunjung situs Anda. Mengapa orang-orang datang ke situs Anda ? cobalah lihat analytic Anda untuk mencari organic traffic Anda. Ini akan memberitahu Anda apa masalah yang dihadapi oleh user Anda.
  • Gunakan pilihan  Google Analytics “site search” untuk mencari tahu apa yang orang cari di situs Anda pada saat baru pertama kali mereka “mendarat”. Ini akan memberikan wawasan tentang apa yang orang-orang cari di situs Anda.

Pada dasarnya, tawaran Anda harus mencairkan “es” yang ada pada customer Anda. Setelah ini dilakukan, Anda dapat fokus dalam membangun hubungan dengan mereka.

Catatan : Untuk situs e -commerce, insentif yang bisa Anda berikan untuk opt-in ke email list Anda bisa berupa 25 % kupon diskon. Bonobos.com melakukan hal ini ketika Anda masuk  ke situs mereka.

2 . Buatlah penawaran Anda tidak mahal atau gratis

Tips berikutnya yang bisa membantu Anda membangun email list Anda lebih cepat adalah dengan membuat penawaran gratis. Penting untuk diingat bahwa kebanyakan orang memiliki tingkat resistensi yang tinggi. Biasanya, hal ini disebabkan fakta bahwa mereka telah memiliki pengalaman buruk di masa lalu di mana orang telah mencoba untuk menjual mereka barang-barang mahal yang tidak mereka butuhkan, tidak inginkan, dan tidak akan pernah digunakan. Ingat, mereka ini user baru yang tidak mempercayai Anda. Anda perlu membangun hubungan baik melalui kualitas konten dan penawaran yang baik untuk mereka.

Cara terbaik untuk menghilangkan hambatan ini adalah dengan membuat penawaran yang terlalu bagus untuk ditolak. Kita semua ingin mendapatkan deal terbaik terutama jika itu gratis. Jadi cobalah buat penawaran gratis Anda.

ViperChill menawarkan konten gratis untuk memilih ke email list email mereka. Anda dapat dengan mudah melakukan hal yang sama. Lihat screenshot di bawah ini.

3 . Tempatkan form pendaftaran email di tempat yang strategis

Setelah Anda memiliki tawaran menarik, langkah berikutnya Anda akan harus menempatkan kotak opt -in di tempat-tempat strategis di situs Anda. Tentu saja ini adalah cara yang seharusnya, namun, yang mengejutkan banyak situs yang tidak memiliki kotak form tersebut di tempat strategis.

Tempat yang paling efektif adalah di bagian atas situs/blog menggunakan featured box, di sidebar kanan dan setelah setiap posting blog. Studi mengatakan bahwa ini adalah di mana mata Anda biasanya bertanya-tanya saat melakukan scanning website situs. Derek Halpern dari social trigger menjelaskan bagaimana menggunakan featured box di blog-nya untuk menaikkan jumlah subscriber sebesar 51 persen !

Pro tip : Masukan kotak opt in di setiap posting blog. Ini berfungsi sebagai pengingat dan cara menawarkan yang sempurna bagi pembaca Anda untuk berlangganan dan menerima update reguler dari Anda.

4 . Pertimbangkan untuk menggunakan pop up

Ya, memang hal ini bisa sangat menyebalkan,tetapi jika digunakan dengan benar, pop up sangat efektif. Dengan penawaran yang tepat, pop up form dapat membantu menangkap sejumlah besar lead untuk bisnis Anda . Ini adalah salah satu metode  yag digunakan Neil Patel untuk membangun list pelanggan nya hingga 243 % !

Apakah Anda memilih untuk menggunakan metode ini atau tidak itu terserah Anda, bagaimanapun, metode ini layak dipertimbangkan.

Langkah berikutnya dalam membangun sebuah email list yang solid adalah untuk terlibat dengan email list Anda – seperti bagaimana pasangan yang baru menikah. Di sinilah tingkat kesulitan tertinggi. Kemampuan Anda untuk berhubungan secara efektif dengan email list Anda akan menentukan seberapa sukses Anda dalam menjalan promosi online. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan :

 

Melakukan Engagement Dengan List Anda

5 . Tulis subjek yang menarik perhatian

Pikirkan baris subjek Anda seperti trailer film. Tujuan dari trailer film adalah untuk “menyuruh” Anda untuk menonton film secara tidak langsung. Demikian juga tujuan dari baris subjek email Anda adalah untuk mendorong orang membuka email Anda dan membaca apa yang ingin Anda sampaikan.

Oleh karena itu masuk akal untuk menulis sebaris subjek email yang yang menarik untuk pelanggan Anda.

6 . Gunakan teks biasa atau HTML sederhana

Setelah Anda mendapat perhatian subscriber Anda dengan baris subjek Anda, Anda ingin memastikan mereka akan membaca email Anda. Selalu pastikan email yang dikirim dalam teks biasa atau HTML sederhana. Ini akan memungkinkan pembaca Anda untuk membuka dan membaca email dengan mudah pada perangkat apapun yang mereka gunakan.

Secara pribadi, pasti menyebalkan  jika harus menunggu untuk menggunakan komputer hanya untuk membaca email dari blogger favorit Anda. Kemungkinan besar bahwa subscriber Anda tidak akan membaca email Anda jika mereka tidak dapat mengaksesnya kapan dan bagaimana mereka inginkan.

7 . Personalisasi pesan Anda

Ya, kita mungkin akan masuk lebih dalam ke era digital di mana kontak manusia semakin berkurang, namun, ini SEHARUSNYA TIDAK menjadi cara Anda mendekati email list Anda. Selalu sapa email list Anda dengan nama mereka.

Ini adalah cara yang sangat efektif untuk membangun kepercayaan, kredibilitas dan ” disukai ” oleh orang-orang dalam email list Anda. Penting untuk diingat bahwa tujuan utama Anda dengan email list Anda adalah untuk membangun sebuah hubungan.

Pro tip : Jika user yang disertakan dalam email list Anda tidak memasukkan nama pertama nya … hanya email mereka, cobalah meminta mereka siapa nama mereka. Ini akan menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang nyata dan bahwa Anda benar-benar berterima kasih mereka telah berlangganan. Ini mungkin memakan waktu jika Anda mendapatkan ratusan / ribuan opt in sehari.

Author: Rhein Mahatma

mimin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *