10 Langkah untuk Menghasilkan Konten yang Akan Diklik Oleh Audience Anda

Bagi Anda yang belum memanfaatkan konten sebagai salah satu cara untuk mendapatkan dan mempertahankan audience, inilah 10 langkah dalam menghasilkan konten yang kemungkinan besar akan diklik oleh prospect audience.

1. Identifikasi pain points

1-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklikLangkah awal untuk membuat post adalah melihat siapa pembaca ideal Anda. post Anda harus menargetkan isu atau masalah yang ingin diselesaikan oleh pembaca.

Untuk mengetahui pain points pembaca, Anda bisa:

  • Membaca comment di blog
  • Melihat forum dan situs Q&A
  • Cek review buku di Amazon
  • Mereview email dari pembaca
  • Mengadakan survey untuk subscriber
  • Mengadakan interview

2. Pilih topik yang menarik

2-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Masalah yang dimiliki audience Anda tidak akan selesai dalam waktu yang sebentar. Lanjutkan usaha Anda dan persempit cakupan post Anda dengan menentukan 1 aspek masalah yang bisa Anda selesaikan dengan cepat.

Untuk mempersempit topik postingan, Anda bisa:

  • Fokus pada satu hal dalam proses yang besar, seperti “cara membuat resume” daripada “cara mendapatkan pekerjaan”
  • Fokus pada satu hal atau kejadian, misalnya “olahraga ketika hamil” daripada “cara menjadi sehat”
  • Fokus pada satu hasil tertentu, misalnya ”dapatkan $100 pertamamu secara online” daripada “cara menghasilkan uang secara online”

Anda juga harus memastikan interest pembaca dengan topik yang Anda buat melalui:

  • Keyword research tools, seperti Google Keyword Planner atau Moz Keyword Explorer, untuk mengetahui jumlah pencarian keyword (targetkan keyword yang memiliki paling tidak 1K pencarian per bulan).
  • Social research tools, seperti Buzzsumo, untuk memastikan bahwa topik postingan yang Anda buat juga populer di media sosial (targetkan setidaknya ada beberapa ratus shares dalam platform media sosial utama).
  • Google Search untuk mengecek bahwa ada postingan lain dalam topik tertentu yang sudah di post (tingkat competition yang rendah biasanya menandakan interest yang rendah juga).

3. Evaluasi tingkat kompetisi saat ini

3-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Post yang Anda buat tidak mungkin yang pertama. Riset konten yang ada (dalam topik/masalah yang sama), cari tahu kelemahan dan kesempatannya.

Untuk menemukan populer post dalam topik yang sama, Anda bisa:

  • Memasukkan keyword yang relevan ke Google Search, misalnya “olahraga ketika hamil”
  • Gunakan Buzzsumo untuk mencari post yang populer di media sosial.
  • Cari blog kompetitor untuk postingan yang topiknya sama, misalnya “site:zenhabits.netmindfulness”

Bonus tips:

Kumpulkan link dari post yang relevan ke dalam sebuah spreadsheet atau bookmarking tool seperti Evernote, untuk mempermudah Anda mengaksesnya di masa depan.

Buat catatan mengenai kelemahan dan kesempatan yang ada dari setiap postingan.

4. Berbeda dari kompetitor (difensiasi)

4-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Dengan konten yang epic Anda cukup unggul dalam kompetisi. Tapi itu saja tidak cukup, Anda perlu membedakan konten dengan kompetitor. Anda bisa memilih sudut pandang yang dengan sengaja menunjukkan kelemahan dari postingan kompetitor.

Untuk membedakan postingan Anda dari kompetitor, maksimalkan usaha Anda dengan ‘Metode 4 D’ berikut:

  • Design, gunakan warna, gambar, dan diagram untuk membuat konten yang menarik secara visual
  • Data, kumpulkan data real-world yang tidak dimiliki oleh kompetitor
  • Drama, gunakan storytelling dan emosi untuk engage dengan pembaca
  • Depth, masukkan detail yang tidak dimiliki oleh kompetitor

5. Brainstorm headline

5-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Tujuan utama sebuah headline adalah untuk membuat audience meng-klik dan membaca konten Anda. Luangkan waktu untuk membuat headline yang membuat pembaca ingin membaca konten Anda lebih lanjut.

Gunakan metode 4 U untuk meyakinkan pembaca mengklik postingan Anda:

  • Useful –  “Saya percaya post ini ada valuenya untuk saya.”
  • Urgent – “Saya harus baca artikel ini sekarang juga.”
  • Ultra-specific – “Saya tahu persis keuntungan yang diberikan dari post ini.”
  • Unique – “Saya tidak akan mendapatkan saran sebagus ini di tempat lain.”

6. Adakan riset

6-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Postingan Anda hanya akan bernilai jika informasinya pun berguna. Dukung pengetahuan dan pengalaman yang Anda miliki dengan mengumpulkan informasi lewat riset.

Lakukan hal ini untuk memperkuat konten Anda:

  • Baca post kompetitor yang paling populer dan catat keunggulan mereka.
  • Perdalam pengetahuan Anda dengan membaca buku sesuai topik Anda.
  • Interview expert untuk mengumpulkan tips dan saran.
  • Temukan quotes yang relevan untuk menginspirasi pembaca.
  • Kumpulkan dan analisa data real-world atau sediakan studi kasus.
  • Temukan atau rancang contoh untuk menjelaskan konsep yang sulit.

7. Rencanakan poin utama Anda

7-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Cara Anda mengatur konten sama pentingnya dengan konten itu sendiri. Buatlah outline untuk merancang struktur ide Anda, sehingga Anda memiliki blueprint dalam menulis post.

Untuk mengatur konten secara spesifik, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Promise – “Apakah konten saya memberikan ‘janji’ dari headline yang disampaikan?”
  • Flow – “Apakah informasinya disampaikan dengan urutan yang enak dibaca dan logis?”
  • Objections – “Apakah saya sudah mengajukan pertanyaan yang mungkin dimiliki oleh audience?”
  • Completeness – “Apakah saya menyediakan cukup informasi agar pembaca take action?”

8. Rangkai konten Anda

8-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Memiliki dasar untuk post Anda memang penting, tapi eksekusinya sangat penting. Gunakan outline Anda dan beberapa pertanyaan panduan untuk membuat draft yang akan menghasilkan konten “epic”.

Untuk membuat draft yang sempurna, tanyakan ini kepada diri Anda sendiri:

  • Apakah konten saya punya pembukaan yang kuat dan menunjukkan empati yang menyentuh pain points pembaca?
  • Apakah saya mengakui impian, keinginan, ketakutan, dan masalah pembaca lewat postingan?
  • Apakah saya sudah membuat subhead yang membuat orang ingin membacanya bukan dilewati begitu saja?
  • Sudahkan saya menggunakan gaya penulisan sesuai bahasa audience agar mereka merasa lebih terhubung dengan kontennya?
  • Sudahkah saya menggunakan paragraph singkat dan kaya akan format (misalnya, bullet points) agar semakin mudah dibaca?
  • Apakah saya memiliki penutup yang powerful sehingga menginspirasi pembaca untuk mengambil tindakan selanjutnya?

9. Poles lagi sebelum dipublish

9-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Tidak ada epic post yang siap dipublish hanya dengan satu draft saja. Untuk menyempurnakan draft Anda, gunakan beberapa review/edit iterasi untuk menemukan error dan meningkatkan kejelasan dan flow konten.

Untuk memaksimalkan draft:

  • Biarkan post Anda selaa 24 jam sebelum di review dan di edit.
  • Baca post Anda dengan nyaring untuk mengecek flow dan mengetahui apakah ada penggunaan kata-kata yang kurang pas.
  • Hilangkan kata-kata yang tidak berguna dan istilah yang kurang pas agar tidak mengurangi kekuatan konten Anda.
  • Gantikan jargon dan kalimat yang bertele-tele dengan kalimat deskriptif yang menyampaikan maksud dengan jelas.

10. Promosikan post yang sudah dipublish

10-10-langkah-untuk-menghasilkan-konten-yang-akan-diklik

Sebagus apapun konten Anda, tidak akan bisa mempromosikan dirinya sendiri. Promosikan sebuah post agar menjangkau audience lebih luas dan menghasilkan engagement.

Anda bisa melakukan beberapa cara untuk mempromosikan konten:

  • Kirimkan email ke subscriber untuk memancing excitement.
  • Share konten ke media sosial, dengan hashtag yang relevan.
  • Beritahu orang yang di mention atau difitur dalam postingan Anda.
  • Jangkau influencer dan minta mereka untuk men-share postingan Anda.
  • Kemas ulang post Anda untuk platform populer lainnya seperti Medium dan SlideShare.

Sumber: websitemagazine.com

Baca Juga

Strategi  3H Youtube yang Dapat Meningkatkan Content Marketing Anda

3 Blog Ecommerce dan Toko Online Terbaik yang Harus Dibaca oleh Content Marketer

Inilah 5 Jawaban Mengapa Anda Harus Punya Blog untuk Situs Ecommerce

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *