10 Fungsi Google Search Console untuk Mengoptimasi SEO

Ada banyak tools yang bisa memudahkan dan memperbaiki SEO website Anda. Tidak hanya memudahkan dalam menemukan masalah SEO, tapi juga tools tersebut bisa menghasilkan report. Mungkin Anda mengerjakan SEO untuk website sendiri atau tidak punya budget untuk menggunakan tools. Untuk mengatasinya, Search Console bisa menjadi salah satu pilihan gratis untuk meningkatkan SEO Anda. Dalam artikel ini Anda akan melihat beberapa informasi penting yang harus dipertimbangkan dalam akun Search Console untuk meningkatkan website Anda.

1. Index Status

Setiap Anda meluncurkan website baru, fungsi ini bisa melihat apakah situs Anda terindeks dan berapa banyak halaman yang terdaftar. Dengan mengunakan pilihan advanced, Anda juga bisa melihat jumlah halaman yang diblock oleh robots.txt dan halaman yang dihapus dari Google index. Jika banyak halaman yang diblock bisa jadi karena Anda lupa menghapus tags no-index, no follow yang biasa digunakan saat proses pengembangan. Penurunan jumlah halaman yang terindex menunjukkan bahwa Google tidak bisa mengakses halaman Anda atau halaman tersebut tidak memiliki value untuk di index. Anda harus mengecek secara berkala untuk memantau bagaimana perkembangan situs Anda, apakah ada halaman yang baru terindex, dan apakah ada halaman yang diblock oleh Googlebot.

1-index-status-fungsi-google-search-console

2. Crawl Stats

Apakah Anda punya halaman yang sangat penting untuk website Anda? Apakah dekat dengan homepage? Jika tidak, crawl stats bisa menunjukkan berapa rata-rata jumlah halaman yang dikunjungi Google. Seperti contoh di bawah, Anda bisa melihat rata-rata jumlah halaman yang dicrawl sebanyak 11. Jika ternyata Anda punya halaman penting 4 level dari homepage, kemungkinan situs Anda sering dicrawl. Semakin sering Anda memposting artikel yang bagus, semakin tinggi crawl rate yang dimiliki situs Anda. Baru-baru ini Google mengumumkan bahwa menggunakan “no-follow” tidak akan menghemat budget crawl Anda, di mana hal ini dipercaya oleh kebanyakan pemain SEO. Intinya, Anda perlu mengecek crawl stats untuk melihat seberapa sering dan mendalam Google meng-crawl situs Anda. Jika kurang menyeluruh, Anda perlu melihat struktur dan rate situs dari update konten.

2-crawl-stats-fungsi-google-search-console

3. HTML Improvements

Bagian ini meliputi perbaikan dasar untuk situs Anda. Termasuk mendaftar duplicate title, meta descriptions dan konten yang tidak dapat diindex dalam situs Anda. Saat seluruh situs Anda sudah terindex atau sedang memperbaiki situs yang sudah ada, Anda bisa melihat daftar elemen yang harus diperbaiki di sini.

3-html-improvements-fungsi-google-search-console

Baca Juga : Daftar 30 Lebih Tools SEO Gratis untuk Memaksimalkan Website Anda

4. Structured Data

Structured data membuat Google memahami konten di website Anda lebih baik lagi. Jika Anda memiliki restoran, kontennya bisa berupa waktu atau review. Kalau gedung bioskop bisa menunjukkan jadwal film dan tanggal. Konten situs Anda akan menentukan item structured data mana yang Anda perlukan. Anda bisa mengatur structured data menggunakan Google Structured Data Markup Helper. Ketika Anda sudah menentukan markup, periksa structured data tool secara berkala untuk memastikan bahwa informasi Anda sudah ditandai dengan benar. Fungsi ini sangat penting saat menggunakan plugin untuk WordPress yang menghasilkan Schema markup secara otomatis.

4-structured-data-fungsi-google-search-console

5. Links to Your Site

Tidak setiap link yang mengarah ke situs Anda akan dipilih oleh Google, meskipun demikian, mereka mungkin muncul di tools pihak third-party. Dengan menggunakan fungsi ini Anda bisa melihat link profile Anda sebagaimana Google melihatnya. Fungsi ini sangat penting untuk menganalisa perbandingan anchor text, menunjukkan link mana yang merugikan, sehingga Anda bisa mengetahui apakah situs Anda mendapatkan link baru. Ada jeda waktu agar linknya muncul di Google, tapi sangat direkomendasikan Anda mengecek site link setiap bulanan sehingga Anda dapat menemukan dan menghapus link yang merugikan.

5-links-to-your-site-fungsi-google-search-console

6. Internal Links

Internal links terdiri dari link apapun yang menyambungkan satu halaman situs Anda ke halaman lainnya. Struktur internal link seringkali dilupakan ketika membahas metode SEO, tapi sebenarnya ini sangat penting. Katakan saja anda punya satu halaman yang sangat penting bagi peringkat situs, pasti Anda ingin halaman tersebut memiliki banyak internal link yang terhubung ke halaman lainnya. Cara ini akan meningkatkan relevansi dan mengirimkan “link juice” ke semua halaman yang penting di situs Anda. Selain mendapatkan peringkat, internal link juga penting untuk membantu orang menavigasi situs Anda. Jika Anda mulai menggunakan internal link di blog, Anda bisa menghubungkannya ke halaman servis. Hal ini akan mendorong orang masuk ke funnel dan memberikan informasi yang mungkin mereka cari. Anda juga harus menghubungkan ke halaman lain yang memberikan informasi tambahan dari halaman atau post tersebut. Cara ini akan membantu user melewati proses pembelajaran produk, membuat mereka lebih lama berada di situs Anda, dan mendorong mereka mengambil action selanjutnya.

6-internal-links-fungsi-google-search-console

7. Sitemap Submission

Membuat sitemap merupakan cara termudah untuk membuat situs Anda terindex dengan cepat. Sitemap yang baik akan memudahkan Google untuk melakukan crawling situs Anda. Tentukan “priority levels” sitemap dapat memandu Googlebot untuk menentukan halaman mana yang harus dicrawl terlebih dulu. Hal ini dianggap sebagai “saran/masukan” bukannya arahan, jadi belum tentu mereka mengikuti priority listing Anda. Jika Anda menggunakan Yoast untuk WordPress dan plugin serupa, Anda bisa membuat sitemap. Jika Anda memiliki situs html, Anda bisa menggunakan sitemap generator online untuk membuatnya, tapi lakukan tes dulu sebelum menetapkan sitemap.

7-sitemaps-fungsi-google-search-console

8. Site Errors

Setelah Google men-crawl situs Anda, Anda bisa masuk ke fungsi ini untuk menemukan masalah dalam situs Anda. 404 pages bukan berarti hal buruk, tapi jika Anda punya banyak internal links yang menjadi 404 pages, hal ini bisa menyebabkan Googlebot hanya melakukan crawl untuk jumlah halaman yang sedikit. Jika sebuah 404 page serupa dengan halaman lainnya di situs Anda, Anda bisa menggunakan 301 ke homepage untuk menjaga “link juice.” Kalau tidak, biarkan saja sampai Google menghapusnya ketika mengindex situs Anda.

8-site-errors-fungsi-google-search-console

9. Search Analytics

Di sini Anda bisa melihat semua hasil dari kerja keras yang sudah dilakukan. Anda juga bisa menemukan halaman atau keyword yang tanpa disadari memberikan performa yang baik. Seperti yang tercantum di bawah, Anda bisa melihat clicks, impressions, click through rate (CTR), dan posisi rata-rata untuk beberapa keyword/halaman. Katakan saja ada sebuah halaman dengan impressions yang banyak dan berada di peringkat top 5, tapi CTRnya rendah. Anda bisa memanfaatkan informasi tersebut untuk menyesuaikan page title dan meta description, untuk memperbaiki CTR Anda. Anda juga bisa menemukan keyword yang tidak menghasilkan traffic. Carilah keyword dengan rata-rata posisi antara 11 dan 15. Dengan meningkatkan peringkat untuk keyword tersebut, Anda bisa mendorong organic traffic.

9-search-analytis-fungsi-google-search-console

10. Messages

Dashboard message mengingatkan Anda akan masalah yang ada di situs. Terkadang pesannya sangat umum seperti “tingkatkan search presence Anda” sedangkan lain waktu bisa sangat spesifik, “mendeteksi konten yang dihack.” Bahkan jika Anda tidak menggunakan fungsi apapun di Search Console, Anda harus memverifikasi situs Anda, jadi Anda akan diberitahu jika situs Anda terkena hack atau menerima manual penalty. Semakin cepat Anda tahu, semakin cepat juga Anda bisa memperbaiki masalah tersebut.

10-messages-fungsi-google-search-console

Meskipun 10 fungsi di atas cukup mudah digunakan, mereka dapat membuat dampak yang besar dalam mengubah peringkat website Anda ketika memperbaiki kualitas website. Kalau belum, sebaiknya baca panduan dan cara penggunaan Search Console. Terkadang langkah yang mudah malah menyebabkan kesulitan untuk situs Anda.

Sumber: Website Magazine

Baca Juga

Crawling dan Indexing: Menaikkan Ranking di Google SEO Dengan 5 Langkah Ini

Hindari Duplicate Content dengan 8 Cara untuk Mengecek SEO Ini

2 thoughts on “10 Fungsi Google Search Console untuk Mengoptimasi SEO”

  1. untuk seting robot.txt yang baik untuk blogspot apa ya ?
    blog saya mempunyai content search dan label, dimana keduanya sebaiknya dicekal atau tidak oleh googlebot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *