5 Keuntungan Memiliki CTR (Click Through Rate) yang Tinggi pada Semua Channel Digital Marketing

Sangat jelas, Click Through Rate (CTR) sangat penting dalam Pay Per Click (PPC) marketing. Semakin tinggi CTR maka semakin tinggi Quality Score, yang artinya akan mengurangi CPC dan meningkatkan peringkat iklan Anda.

Tapi tidak hanya itu saja.

CTR tidak hanya hal terpenting dalam AdWords, tapi juga sangat penting untuk channel marketing lainnya, yaitu termasuk organic search, Conversion Rate Optimization (CRO), media sosial, dan email marketing.

Inilah lima manfaat yang Anda dapatkan ketika memiliki CTR yang tinggi pada semua channel digital marketing Anda.

1. Mendapatkan share ad impression yang lebih banyak

Dengan CTR yang tinggi Anda bisa mendapat banyak diskon, sebut saja cost per click yang lebih murah.

Hal ini berlaku untuk semua properti Google, entah itu Google Diplay Network atau iklan Gmail.

Tapi CTR yang luar biasa tidak hanya berdampak pada CPC, tapi juga impression share Anda – seberapa sering iklan Anda muncul di hadapan orang untuk pertama kalinya.

Dalam Google Search Network, setiap peningkatan (atau penurunan) satu poin dalam Quality Score dapat memberi dampak yang sangat besar terhadap impression share:

manfaat CTR untuk digital marketingAnda bisa meningkatkan Quality Score sebanyak satu poin, iimpression share Anda akan meningkat rata-rata sekitar 6% untuk desktop.

Bahkan lebih besar untuk mobile, di mana impression share bisa meningkat sebanyak dua kali lipat.

click-through-rate-akan-memengaruhi-impression-share-dalam-meningkatkan-posisi-iklan

Meningkatkan Quality Score Anda sebanyak satu poin akan meningkatkan impression share rata-rata sebesar 12%.

Sumber data: data impression share didasarkan pada analisis sekitar 10,000 akun kecil dan medium (yang menghabiskan biaya sebanyak $10,000 dan %15,000 per bulan), secara global, iklan pada Search network pada Q1 dan Q2 tahun 2015.

2. Posisi pada organic search akan meningkat

Searchenginewatch.com mengadakan penelitian untuk menguji apakah dengan mendapatkan user engagement yang tinggi akan menghasilkan hasil peringkat organic yang lebih baik. Inilah pola yang didapatkan:

click-through-rate-memengaruhi-posisi-pencarian-organic

Semakin page Anda mampu mencapai organic CTR yang diharapkan untuk posisi tertentu, semakin tinggi kemungkinan Anda muncul di posisi organic. Jadi jika Anda ingin naik satu posisi (misalnya, Posisi 5 ke Posisi 4) dalam SERP (Search Engine Result Page) Google, Anda perlu meningkatkan CTR sebanyak 3%. Jika Anda ingin naik lagi (misalnya, Posisi 4 ke Posisi 3), Anda perlu meningkatkan lagi CTR sebanyak 3% juga.

Jika page Anda berada di bawah organic search CTR yang diharapkan, page Anda akan berada di posisi SERP yang lebih rendah. Pada dasarnya, jika page Anda tidak bisa mencapai CTR untuk posisi tertentu, sepertinya page Anda sulit berada di posisi 1-5.

Baca Juga: Potensi Terbaik Google AdWords yang Banyak di Klik Berada di Posisi 1 dan 4

Anda menginginkan klik sebanyak mungkin untuk page Anda, betul bukan? Untuk mendapatkan klik lebih banyak artinya Anda harus memiliki traffic lebih banyak ke situs, yang juga memberitahu Google bahwa page Anda merupakan jawaban terbaik yang dicari oleh pengguna – situs yang relevan dan bagus.

Hal lain yang ditemukan dalam penelitian adalah peran CTR dalam algoritma organic search ranking Google semakin penting setiap bulannya.

click-through-rate-dalam-algoritma-peringkat-pencarian-organic-google

Dengan melacak 1,000 grup keyword dan URL selama 5 bulan terakhir, ditemukan bahwa algoritma Google berubah menjadi CTR yang semakin tinggi untuk status ranking organic top-4.

Inilah yang Anda dapatkan jika Google Search menggunakan mesin algoritma learning-based yang mengatur ulang daftar ranking berdasarkan CTR – orang akan ditampilkan dengan hasil yang mereka inginkan pada posisi atas, tanpa harus scroll down ke bagian bawah SERP.

3. Conversion rates meningkat

Dengan meningkatkan CTR, maka conversion rates Anda juga akan bertambah. Jika Anda meningkatkan CTR sebanyak 2x maka conversion rates Anda meningkat sebanyak 50%.

Inilah mengapa CTR merupakan hal terpenting dalam conversion metric. Misalnya, lihat pada data salah satu klien Search Engine Watch:

semakin-tinggi-click-through-rate-semakin-tinggi-conversion-rates-andaYang terjadi adalah jika Anda bisa membuat orang tertarik untuk mengklik website Anda (via email, iklan, daftar organic search, atau apapun), mereka akan sign up atau melakukan pembelian.

4. Mendapatkan klik gratis dari iklan media sosial

Facebook dan Twitter tidak memiliki Quality Score. Sebenarnya mereka punya, dalam Facebook disebut dengan Relevance Score dan Twitter menyebut Quality Adjusted Bid.

Apapun istilah Quality Score milik setiap platform, skor yang tinggi akan menghasilkan impression share iklan yang lebih tinggi untuk biaya yang sama tapi cost per engagement yang lebih murah. Engagement rate yang tinggi mengartikan bahwa iklan Anda akan lebih terlihat oleh audience dan lebih efektif dalam hal biaya, seperti yang ditunjukkan di sini:

semakin-tinggi-engagement-rate-semakin-rendah-biaya-per-engagement

Perhatikan bagaimana cost per engagement untuk iklan Twitter jatuh drastis seiring meningkatknya engagement rate dari postingan yang Anda promosikan.

Salah satu manfaat yang tidak diduga ketika Anda memiliki engagement yang tinggi di Facebook dan Twitter adalah bahwa Anda akan mendapatkan free klik. Bagaimana bisa?

Dalam Facebook, jika seseorang men-share postingan yang Anda promosikan, post tersebut akan muncul di newsfeed orang lain dan Anda tidak membayar untuk engagement yang terjadi dalam post tersebut.

Sedangkan untuk Tweet yang Anda promosikan, jika salah seorang follower Anda me-retweet atau share, Anda akan mendapatkan organic impressions secara gratis.

5. Orang akan membuka email Anda

Bagaimana dengan email marketing yang Anda jalankan? Berapa banyak email yang Anda dapatkan setiap hari? Puluhan? Ratusan?

Jika Anda terus engage melalui email yang dikirimkan oleh perusahaan kepada Anda, Anda akan terus melihat mereka. Jika tidak, email tersebut akan masuk ke email promosi di gmail – atau lebih parahnya, ke folder Spam.

Apa artinya untuk perusahaan Anda?

Jika email Anda tidak memiliki CTR yang tinggi (meskipun untuk email, equivalent yang lebih baik akan meningkatkan kemungkinan orang membuka email Anda), kemungkinan email Anda akan dilihat, dibuka, dan diklik. Jika tingkat CTR Anda buruk, email Anda akan dipindahkan ke folder Spam.

Hal yang perlu Anda lakukan adalah menghapus daftar orang yang tidak merespon email Anda. jika Anda hanya mengumpulkan email bertahun-tahun, untuk apa? Apakah menurut Anda seseorang yang tidak pernah engage dengan email Anda akan secara tiba-tiba berubah menjadi pembeli 5 tahun kemudian?

Menghapus sebagian database Anda merupakan salah satu cara termudah untuk meningkatkan CTR Anda. provider email akan mengetahui bahwa semakin banyak orang yang engage, semakin kecil kemungkinan email Anda akan digolongkan sebagai promosi atau spam.

Sumber: searchenginewatch.com/Wordstream

Baca Juga

Belajar Iklan di Google AdWords: 21 Hal yang Mempengaruhi Click Through Rate dan Conversion Rate dari Iklan Anda

Sebelum Memasang Paid Ads, Pastikan Page Conversion Website Anda Terlebih Dulu 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *